Heryawan: Deddy Mizwar Akting, Itu ibarat Saya Jadi Pembicara di Seminar Besar

Kompas.com - 15/07/2014, 00:53 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, sesaat setelah memenangkan Pemilu Gubernur Jawa Barat. Gambar diambil pada Minggu (3/3/2013). KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, sesaat setelah memenangkan Pemilu Gubernur Jawa Barat. Gambar diambil pada Minggu (3/3/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan tidak ada larangan bagi kepala daerah seperti Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, untuk tetap bermain di sinetron dan iklan di televisi. Asalkan, kata dia, kegiatan tersebut tak mengganggu tugas utama sebagai kepala daerah.

"Ada larangan enggak? Enggak kan?" tanya Heryawan ketika ditanya soal aktivitas Deddy, di Bandung, Jawa Barat, Senin (14/7/2014). Dia berpendapat, kepala daerah atau pejabat negara tetap boleh mendapatkan penghasilan selain dari jabatannya itu.

Menurut Heryawan, peran Deddy di sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 8 dan sejumlah iklan produk di televisi tak beda dengan bila dirinya menjadi pembicara di seminar besar. "Pak Deddy akting sama halnya jika saya menjadi pembicara dalam sebuah seminar besar," kata dia.

"Pak Deddy akting, kalau saya jadi pembicara, sama-sama dapat duit kan? Saya nih jadi pembicara, terus saya dapat duit, ada larangan enggak?" tanya Heryawan. "Uang penghasilan di luar sebagai gubernur, jadi pembicara di sebuah seminar besar, dikasih duit juga kan? Ya, saya terima uangnya, bisa dipakai dan bisa juga diinfakkan."


Situasi yang sama, ujar Heryawan, terjadi pada Deddy. "Begitu juga dengan Pak Deddy yang akting. Saya kira enggak perlu dipermasalahkan," tegas dia. "Jadi, tidak ada larangan dia main sinetron, sebagaimana saya juga enggak ada larangan jadi pembicara di sebuah seminar besar, kemudian saya dapat honor."

Hobi

Selain itu, Heryawan berpendapat, seseorang melakukan aktivitas tertentu bisa jadi tak selalu karena mengharapkan penghasilan. "Boleh jadi (orang melakukan sesuatu) misalnya akting dan jadi pembicara, tidak ada penghasilannya, mungkin karena hobi saja, kan boleh saja," ujar dia.

Kemungkinan tersebut, lanjut Deddy, juga terbuka dalam konteks aktivitas Deddy. "Tinggal ditanyakan ke Pak Deddy. Gampang banget urusannya," ucap Heryawan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi meminta Deddy melaporkan harta kekayaan dari perannya di sinetron dan iklan. Permintaan itu diajukan untuk menghindari indikasi penerimaan tersebut termasuk gratifikasi.

"Gampang urusannya, jangan terlalu dikhawatirin. Yang dikhawatirin itu kan gratifikasi. Ya kalau gratifikasi tinggal dibalikin, tinggal dikasihkan ke KPK, kan gitu. Jadi enggak ada masalah, tinggal diklarifikasi penghasilan yang masuk itu kategori apa, gampang banget," ujar Heryawan.

Heryawan pun menegaskan, Deddy adalah orang baik, jujur, dapat dipercaya, serta punya tanggung jawab atas tugas dan kewajibannya. "Jadi dengan integritas Pak Wagub, enggak ada pelanggaran hukum. Saya jamin dia orang jujur, orang punya integritas sangat tinggi, bahkan lebih tinggi daripada saya," tegas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X