Heryawan Tuding KPK Politisasi "Shooting" Sinetron Deddy Mizwar

Kompas.com - 14/07/2014, 21:27 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama istrinya, Netty Prasetyani Heryawan usai mencoblos TPS 01, RW 01, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat, Rabu, (9/7/2014) KOMPAS.com/Rio KuswandiGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama istrinya, Netty Prasetyani Heryawan usai mencoblos TPS 01, RW 01, Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Bandung, Jawa Barat, Rabu, (9/7/2014)
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com
— Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengendus adanya dugaan politisasi kegiatan sampingan wakilnya, Deddy Mizwar, sebagai pesinetron dan bintang iklan.

Pernyataan Heryawan itu untuk merespons saran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktur Gratifikasi Giri Suprapdiono yang meminta Deddy Mizwar lebih fokus melayani warga Jawa Barat ketimbang bermain sinetron dan jadi bintang iklan (selengkapnya baca: KPK Imbau Deddy Mizwar Fokus Layani Warga Jabar). Bahkan KPK juga meminta Deddy Mizwar melaporkan pendapatan aktivitas shooting sinetron itu (selengkapnya baca: KPK Sarankan Deddy Mizwar Laporkan Penghasilannya dari "Shooting" Sinetron)

Gubernur yang akrab disapa Aher ini berpendapat, masalah kerja sampingan Deddy Mizwar seharusnya tidak perlu dipermasalahkan dan tidak sepatutnya dibesar-besarkan.

"Seharusnya tidak harus diramaikan, saya melihat hal itu diramaikan di luar porsinya karena mungkin ada sisi politisasi kelihatannya," kata Aher di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Senin (14/7/2014).

Aher juga mempertanyakan maksud KPK yang meminta Deddy Mizwar melaporkan penghasilan dari bermain sinetron dan bintang iklan. Sebab, permintaan itu baru disampaikan sekarang.

"Kenapa baru sekarang minta dilaporkan? Kenapa enggak ti kamari (dari kemarin)? Pas pilpres dilapor-laporkan, gitu kan? Makanya ada unsur politisasi, seolah ada hubungannya dengan pilpres," keluh Aher.

Namun demikian, Aher menyatakan tidak keberatan jika KPK meminta laporan harta kekayaan Deddy Mizwar dari hasil main sinetron dan iklan.

"Kalaupun nanti perlu dilaporkan, gampang banget tinggal dilaporkan. Saya yakin enggak ada penyimpangan, enggak ada gratifikasi, jaminannya saya," tegas Aher.

Menurut Aher, Deddy Mizwar adalah orang yang baik, jujur, dapat dipercaya, serta mempunyai tanggung jawab akan tugas dan kewajibannya.

"Pak Wagub itu orang jujur, saya jamin dia orang jujur. Orang yang punya integritas sangat tinggi, bahkan lebih tinggi daripada saya," katanya.

Dia juga tidak mempersoalkan aktivias lain Deddy Mizwar yang masih bermain sinetron dan iklan di televisi. "Sekarang gini, ada larangan enggak untuk main sinetron? Ada larangan enggak? Enggak kan?" tandas Aher.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Pemuda 19 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Luka, Diduga Dianiaya Sejumlah Temannya

Regional
Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Kisah Dalang Jenggleng, Gunakan Cara Abnormal hingga Kuis Berhadiah

Regional
Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Ini Sosok di Balik Heboh Pasutri di Cianjur Bayar Persalinan Pakai Uang Koin

Regional
Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Reklamasi Laut di Bangka, Ada Sarang untuk Cumi Bertelur

Regional
Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Polisi Bisa Identifikasi Kerangka Manusia di Rumah Kosong Bandung, Asal...

Regional
Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Kerangka Manusia Ditemukan Duduk di Sofa, Tetangga: Harusnya Ada Lalat dan Bau

Regional
Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Melacak Jejak Pembalakan Liar Hutan Lindung Sendiki yang Mulai Gundul

Regional
PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

PHRI Manggarai Barat Dukung Rencana Jokowi soal G20 di Labuan Bajo

Regional
Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Cerita Ganjar Soal Deklarasi Keraton Agung Sejagat: Kena Hukum Alam Kalau Tak Dukung, Wah, Ini Nakut-Nakutin

Regional
Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Jokowi Akan Serahkan 2.500 Sertifikat Tanah untuk Warga Manggarai Barat

Regional
2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

2 Pekan Tak Hujan, Lahan Padi di Jember Retak karena Kekeringan

Regional
29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

29 Pemuda Satu Kampung Diamankan Polisi, 19 Orang Positif Narkoba dan 10 Orang Beli Sabu

Regional
Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Wali Kota Hendi Berikan Penghargaan kepada 2 Dalang Wayang Potehi

Regional
Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Situs PN Kepanjen Diretas, Isinya Protes Kasus Pelajar yang Bunuh Begal

Regional
BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

BKSDA Terima Owa Langka dari Warga, Pemilik Mengaku Tidak Tega

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X