Sambut Lebaran, PT KAI Tambah Penjaga Pintu Perlintasan

Kompas.com - 13/07/2014, 16:23 WIB
Ilustrasi kereta api KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi kereta api
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com
– Demi mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2014, PT Kereta Api Daop IV Semarang akan menambah penjaga palang pintu perlintasan kereta api.

Kepala PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto mengatakan, penambahan penjaga rel pintu kereta api ditujukan untuk menjamin keselamatan pengendara yang melintasi rel kereta.

“Persiapan Lebaran, kami akan siapkan penjaga palang pintu rel yang kira-kira jalannya ramai dilalui masyarakat. Selain itu, kami juga terus menjalin kordinasi dengan Dishub dan pemda setempat untuk hal ini,” ujar Wawan, Minggu (13/7/2014).

Menurut Wawan, utuk persiapan Lebaran ini, penambahan personel untuk menjaga palang pintu perlintasan kereta, penting untuk dilakukan. Sebab, jalur ganda rel kereta api diprediksi akan mengalami peningkatan arus kendaraan yang melewatinya.

Pihaknya juga tak ingin agar kecelakaan yang pernah terjadi seperti di Kabupaten Demak beberapa waktu lalu, tidak terulang lagi. Mesti diakuinya, kecelakaan di Demak tempo hari akibat tak ada palang pintu perlintasan kereta.

“Tapi, kalau rambu-rambu pasti sudah ada. Tapi ke depan, kami akan koordinasi dengan Dishub agar jalur yang tidak dijaga penjaga agar dikurangi dan ditutup secara pelan-pelan,” paparnya.

Meski berencana menambah petugas rel palang pintu, dia tidak menyebut berapa jumlah personel yang dibutuhkan. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah setempat.

“Menurut Undang-undang, tanggung jawab pemilik prasarana adalah bagian pemda. Kami juga telah melakukan sosialisasi di Kabupaten Blora dan Kabupaten Kendal untuk mengurangi perlintasan tanpa penjaga rel,” ungkapnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X