Tabloid Menjelekkan Jokowi Beredar pada Masa Tenang, Massa PDI-P Marah

Kompas.com - 08/07/2014, 14:27 WIB
massa PDIP mengamuk di Posko Pemenangan Prabowo-Hatta Kabupaten Semarang, Jl Diponegoro, Ungaran, Senin (8/7/2014) siang. Mereka memergoki anggota Timses Prabowo-Hatta membagi-bagikan tabloid SAPUJAGAD yang isinya menjelek-jelekkan Jokowi-JK kompas.com/ syahrul munirmassa PDIP mengamuk di Posko Pemenangan Prabowo-Hatta Kabupaten Semarang, Jl Diponegoro, Ungaran, Senin (8/7/2014) siang. Mereka memergoki anggota Timses Prabowo-Hatta membagi-bagikan tabloid SAPUJAGAD yang isinya menjelek-jelekkan Jokowi-JK
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com — Relawan Jokowi-JK mengamuk di Posko Pemenangan Prabowo-Hatta yang terletak di Jalan Diponegoro, Ungaran, Selasa (8/7/2014) sekitar pukul 12.30 siang WIB.

Mereka ingin mengklarifikasi tentang informasi mengenai tabloid Sapujagat yang diduga disebarkan oleh timses Prabowo-Hatta ke rumah-rumah warga di sejumlah desa di Kabupaten Semarang.

Tabloid tersebut menjelek-jelekkan pasangan Jokowi-JK. Di halaman muka terdapat gambar Jokowi memegang obor. Selain itu, ada tulisan bahwa "Revolusi mental itu cara PKI". Di tabloid itu juga terdapat tulisan "Jusuf Kalla: Jokowi Presiden, Indonesia Hancur".

"Tim kami didatangi warga desa yang melaporkan diberi tabloid Sapujagat oleh tim Prabowo. Ternyata, makin siang, yang laporan makin banyak. Setelah kami lacak, ternyata sumbernya di kantor ini. Ini masa tenang, tetapi mereka malah main curang," kata Bondan Marutohening, Wakil Ketua Tim Sukses Jokowi-JK Kabupaten Semarang.


Maruto datang bersama lima rekannya. Mereka mencecar Kholil, pengurus DPC Gerindra Ungaran Timur, yang kebetulan hanya berdua dengan rekannya yang sedang piket di posko Merah Putih tersebut.

Penjelasan Kholil yang berbelit semakin memancing emosi massa PDI-P. "Saya tidak tahu apa-apa, saya cuma piket," kata Kholil.

"Tidak tahu apa, jelas-jelas ini dibagi-bagi dan barangnya ada di sini kok bilang tidak tahu. Kamu jangan bohong," sahut salah seorang simpatisan PDI-P.

Massa kemudian membawa ribuan eksemplar tabloid Sapujagat ke halaman posko Prabowo-Hatta. Kejadian ini menarik perhatian warga yang melintas di jalan utama Semarang-Solo tersebut.

Kholil, yang berusaha menahan agar tabloid tersebut tidak dibawa, akhirnya ciut nyali melihat massa yang terlihat semakin emosi. Polisi datang 15 menit kemudian untuk mengamankan situasi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X