Kompas.com - 01/07/2014, 19:00 WIB
Pengurus masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi Iwan Aziez Siswanto berdiri disamping Al Quran raksasa yang menjadi ikon masjid, Selasa (1/7/2014). SURYA/Wahyu NurdiyantoPengurus masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi Iwan Aziez Siswanto berdiri disamping Al Quran raksasa yang menjadi ikon masjid, Selasa (1/7/2014).
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI, KOMPAS.com
- Kegiatan tadarus atau membaca Al Quran di Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, Jawa Timur, selama bulan Ramadhan tidak jauh beda dengan tadarus di masjid-masjid lain. Beberapa orang mengaji bersama seusai salat tarawih hingga larut malam.

Meski demikian, ada hal unik dan menarik dalam prosesi tadarus di masjid yang berada di pusat kota Banyuwangi ini. Para qori atau pembaca Al Quran melantunkan ayat-ayat suci dengan membaca Al Quran berukuran besar.

Al Quran yang ditempatkan di tengah-tengah masjid ini memang berukuran raksasa, yakni setinggi 210 sentimeter dan lebar 140 sentimeter.

"Karena besar, harus ada dua orang untuk membuka satu lembar halaman. Kalau satu orang pasti kerepotan," kata Iwan Aziez Siswanto, Seketaris Umum Masjid Baiturrahman, saat memperlihatkan Al Quran raksasa kepada Surya, Selasa (1/7/2014).

Iwan menjelaskan, dalam satu malam, para qori atau pembaca Al Quran yang berjumlah tujuh orang ini bisa menyelesaikan minimal tiga juz.

"Harapannya, selama satu bulan puasa bisa khatam beberapa kali," kata Iwan.

Para qori ini membaca bergantian. Sedangkan yang lain serta seorang hafidz atau penghafal Al Quran menyimak atau meneliti bacaan agar tidak ada yang salah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain dibaca saat bulan puasa seperti saat ini, Al Quran yang dibuat pada 2010 ini juga selalu dibuka dan dibaca saat perayaan hari-hari besar Islam, seperti tahun baru Hijriyah.

Al Quran ukuran jumbo ini dibuat dan ditulis tangan oleh Drs H Abdul Karim dari Pondok Pesantren Bustanul Makmur, Genteng pada 2010 lalu. Pembuatan Al Quran raksasa ini menghabiskan waktu selama enam bulan dan biaya lebih dari Rp 183 juta.

Biaya memang mahal karena kertas yang digunakan khusus, yakni harus impor dari Jepang. Kertas ini dipesan khusus dengan spesifikasi anti rayap dan bebas jamur. Selain itu, pembuatannya menghabiskan 32 dus lebih spidol kualitas terbaik dan tinta sebanyak 40 dus lebih.

"Saat itu biaya pembuatan Al Quran raksasa ini diberikan oleh Bupati Ratna," tutur Iwan.

Meski bukan menjadi Al Quran paling besar, pihak masjid tetap berbangga dengan karya ini. Al Quran ini menjadi ikon bagi masjid dan membuat banyak orang datang untuk melihat, berfoto dan kemudian beribadah.

"Ini ikon Masjid ini, banyak yang kemari dan berfoto berlatar Al Quran ini," ucap Iwan sambil tersenyum.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.