Kompas.com - 29/06/2014, 15:57 WIB
Pemberitaan tentang insiden dirumah amin rais terlalu lebay dan perlu ada kejelasan agar tidak menimbulkan hoax KOMPAS.com/Wijaya kusumaPemberitaan tentang insiden dirumah amin rais terlalu lebay dan perlu ada kejelasan agar tidak menimbulkan hoax
|
EditorKistyarini
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Putra Amien Rais, Hanafi Rais, meragukan apakah dua orang anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DI Yogyakarta yang mengantar surat panggilan benar datang ke kediaman Amien Rais.

Hanafi juga menilai pemberitaan tentang insiden yang dikatakan terjadi di rumah Amien Rais terlalu berlebihan.

"Saya tahu dari berita online. Setelah baca semuanya saya cenderung menemukan banyak kejanggalan dibandingkan penjelasan," ujar Hanafi saat ditemui di kantor Bawaslu DIY, Minggu (29/6/2014).

Hanafi menambahkan, belum jelas siapa yang menemui dua anggota Bawaslu tersebut. Sebab hanya dikatakan bahwa yang menemui mereka mirip dengan Hanafi Rais.

"Ada orang mirip saya lalu dianggap adik. Kalau yang mirip saya banyak. Hussain Idol itu mirip saya tapi bukan adik," tegas Hanafi.

Setelah membaca beberapa berita online, Hanafi menyimpulkan bahwa judul dan tulisan berita yang ditulis cenderung lebay dan mengada-ada.

Menurut dia, seharusnya, segala sesuatu yang belum jelas tidak diumbar ke khalayak luas karena sekarang ini banyak orang membuat sesuatu menjadi "hoax" atau berita bohong. "Pastikan dulu, jika tidak hanya akan jadi fitnah," tandas dia.

Sementara itu, Komisioner Bidang Bawaslu DIY Bidang Penindakan Pelanggaran, Sri Rahayu Werdiningsih mengatakan sepengetahuan Bawaslu DIY alamat rumah Amin Rais di Jalan Pandean, Sawitsari Condongcatur, Sleman.

"Sepengetahuan kami rumah Amin Rais ada di Jalan Pandean Sawitsari, sehingga surat panggilan antar ke alamat itu," Sri Rahayu menegaskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua staf Bawaslu DIY, Syariful dan Ahmad Amri, mengaku mendapat perlakuan tidak mengenakkan ketika menjalankan tugas negara untuk mengantarkan surat pemanggilan ke rumah Amin Rais di Jalan Pandean, Sawitsari Condongcatur, Sleman.

Menurut mereka, saat itu dua orang yang menemui meminta mereka duduk di atas sepeda motor di luar rumah. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.