Cegah Bentrokan, KPU DIY Susun Ulang Jadwal Kampanye Pilpres

Kompas.com - 26/06/2014, 21:19 WIB
Situasi perempatan Ngabean, Yogyakarta, Selasa (24/6/2014), seusai bentrok massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Kedua kelompok massa bersirobok di perempatan ini seusai mengikuti acara kampanye masing-masing tim pasangan yang mereka dukung. KOMPAS.com/Wijaya kusumaSituasi perempatan Ngabean, Yogyakarta, Selasa (24/6/2014), seusai bentrok massa pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Kedua kelompok massa bersirobok di perempatan ini seusai mengikuti acara kampanye masing-masing tim pasangan yang mereka dukung.
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Bentrokan antar-dua pendukung capres dan cawapres, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY akan memperbaharui regulasi jadwal kampanye. Sebab, jadwal kampanye yang bersamaan dinilai menjadi salah satu pemicu terjadinya gesekan di beberapa lokasi di DIY.

Dalam acara deklarasi damai yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, kedua tim sukses pasangan capres dan cawapres sama-sama menyoroti jadwal kampanye yang bersamaan dalam satu hari, berimbas pada terjadinya gesekan. Mengingat ke depan masih dalam masa kampanye, disepakati adanya regulasi ulang jadwal kampanye.

"Kesepakatanya jadwal kampanye akan disusun ulang," jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY, Hamdan Kurniawan, Kamis (26/06/2014).

Hamdan mengungkapkan, keputusan adanya penyusuanan ulang jadwal berdasarkan evaluasi serta usulan dari kedua pasangan tim sukses dan pihak Polda DIY. Jadwal kampanye kedua tim sukses capres dan cawapres nantinya akan diselang-seling. Dengan demikian, presentase bertemunya massa kedua pendukung tidak sebesar ketika kampanye dijadwalkan bersamaan.

Hamdan menjelaskan, pengaturan ulang jadwal kampanye yang sifatnya terbuka, berpotensi menimbulkan gesekan. Sementara untuk kampanye tertutup, sesuai kesepakatan, tidak ada penjadwalan ulang.

"Penyusunan ulang hanya untuk kampanye yang sifatnya terbuka," ucap Hamdan.

Menurut dia, untuk tanggal 27 Juni 2014 disepakati tidak akan ada kegiatan kampanye di DIY. Kampanye akan digelar kembali pada 28 Juni sampai 5 Juli 2014.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.