Kompas.com - 25/06/2014, 22:56 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa

JAYAPURA, KOMPAS.com — Empat orang bersama barang bukti dua pucuk senjata laras panjang dan ribuan amunisi diamankan dalam penyergapan oleh tim gabungan TNI-Polri di Kampung Abe Pantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, Rabu (25/6/2014).

Informasi yang dihimpun di Jayapura, penyergapan oleh tim gabungan TNI-Polri berlangsung sekitar pukul 07.00 WIT di Jalan Abe Pantai, beberapa kilometer sebelum memasuki Kampung Nafri. Aparat menyergap mobil Carry yang dikemudikan R (20) dan mengangkut tiga penumpang, yakni EW (37), DW (19), dan TT (42).

Dari penyergapan tersebut, aparat menyita dua pucuk senjata laras panjang double loop, bersama 997 butir amunisi kaliber 7,62 mm, 88 butir amunisi kaliber 38 mm, 25 butir amunisi kaliber 45 mm, dan 27 butir amunisi double loop kaliber 5,56 mm.

Selain itu, dalam mobil tersebut juga ditemukan parang, busur, dan anak panah beserta sejumlah dokumen organisasi TPN-OPM.

Menurut sumber Kompas.com, ketiga orang penumpang yang diduga jaringan penyuplai senjata dan amunisi kelompok TPN-OPM sudah dibuntuti sejak sehari sebelumnya. Saat disergap, ketiganya dalam perjalanan menuju Mamberamo Tengah.

Tim gabungan TNI-Polri kemudian mengamankan mobil beserta penumpang dan barang bukti ke Mako Brimob Detasemen A di Kotaraja, Kota Jayapura.

Kepala Kampung Nafri, Zakarias Hanuebi, yang dihubungi melalui telepon selulernya, mengatakan sempat mendengar beberapa kali bunyi tembakan. Pihaknya juga melihat sejumlah aparat membawa senjata laras panjang menggiring empat orang.

“Kejadian di sekitar Pantai Wisata Holtekamp II, ada empat orang digiring aparat yang membawa senjata. Kemungkinan salah satu dari empat orang tertembak di kaki,” ungkap Zakarias.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Tito Karnavian, yang dikonfirmasi wartawan seusai Rapat Koordinasi Daerah Pemantapan Pelaksanaan Pemilu Presiden 2014 di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, belum bersedia memberikan keterangan.

“Saya belum bisa memberikan keterangan dan kasus ini masih dalam pengembangan. Kami akan ekspose perkara dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ungkap mantan Komandan Detasemen Khusus Antiteror 88 Mabes Polri itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X