Kompas.com - 24/06/2014, 16:21 WIB
Kebakaran di pusat perbelanjaan Kings di Bandung yang sudah berlangsung dari Selasa (24/6/2014) dini hari belum juga padam hingga Selasa siang. KOMPAS.com/Rio KuswandiKebakaran di pusat perbelanjaan Kings di Bandung yang sudah berlangsung dari Selasa (24/6/2014) dini hari belum juga padam hingga Selasa siang.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Api hingga kini masih membakar gedung pusat perbelanjaan Kings yang terletak di dua ruas jalan, yakni Jalan Dalem Kaum dan Jalan Kepatihan, Kelurahan Balong Gede, Kecamatan Regol, Bandung, Jawa Barat.

Kepala Dinas Kebakaran Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, kobaran api masih membesar di bagian tengah gedung.

"Di tengah gedung dan dasar bawah gedung api masih besar. Petugas kesulitan memadamkan api karena akses dan ruang untuk memadamkan terkunci dan kemudian padatnya isi gedung menyulitkan proses pemadaman," kata Hikmat, Selasa (24/6/2014).

Hikmat menyebutkan, suhu api di bagian dalam mencapai 350 derajat celsius sehingga menyulitkan petugas pemadam kebakaran masuk ke gedung untuk memadamkan api. "Dengan suhu 350 derajat celsius ini, tidak memungkinkan petugas pemadam untuk masuk ke dalam," katanya.

Kata dia, jika suhu panas api di atas 40 derajat celsius, kemungkinan dipadamkan masih sulit. Biasanya, dengan suhu demikian, api akan terus membesar.

Dia megatakan, petugas damkar terus berusaha sedikit demi sedikit masuk ke dasar gedung untuk menyemprotkan air ke kobaran api. Pemadaman diperkirakan cukup lama.

"Mudah-mudahan segera padam ya. Kasian petugas pemadam, sudah pada kelelahan. Tapi moto kami pantang pulang sebelum api benar-benar padam. Hampir seluruh petugas pemadam tak henti-hentinya aktif melakukan prosesi pemadaman sejak semalam. Tapi, ada sebagian kecil yang beristirahat dan bertugas bergantian," tegasnya.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, api merembet lewat jembatan sekaligus bangunan kecil dan membakar gedung Matahari Kepatihan yang ada di seberang gedung Kings. Namun, jilatan api segera diputus sehingga tidak sampai membakar seluruh gedung Matahari Kepatihan.

Diberitakan sebelumnya, pusat perbelanjaan Kings di Jalan Dalem Kaum terbakar, Senin (23/6/2014) sekitar pukul 23.50. Api kali pertama terlihat oleh petugas kebersihan setempat. Hingga kini, kebakaran sudah terjadi 17 jam, tetapi api belum bisa dijinakkan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.