Semarang Belum Akan Tutup Lokalisasi Prostitusi Bandungan

Kompas.com - 23/06/2014, 18:37 WIB
PHRI Kabupaten Semarang melakukan pemasangan papan nama jalan di kota 

Bandungan, Kabupaten Semarang (24/4/2014) siang. kompas.com/ syahrul munirPHRI Kabupaten Semarang melakukan pemasangan papan nama jalan di kota Bandungan, Kabupaten Semarang (24/4/2014) siang.
|
EditorFarid Assifa

AMBARAWA, KOMPAS.com
 — Bupati Semarang Mundjirin menyatakan, pihaknya belum akan mengeluarkan kebijakan menutup sejumlah lokalisasi prostitusi di daerahnya seperti yang dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terhadap gang Dolly dan Jalan Jarak.

Menurut Mundjirin, karakteristik lokalisasi prostitusi di Kabupaten Semarang berbeda dengan Kota Surabaya, khususnya Dolly yang dikenal sebagai lokalisasi prostitusi terbesar se-ASEAN itu.

"Di sana (Dolly) sudah dipajang di lemari kaca, sementara di sini (di Kabupaten Semarang, red) belum seperti itu. Kami pun tetap akan membuat kebijakan yang tidak terlalu membebaskan mereka, saya belum memikirkan akan menutup sama sekali aktivitas mereka. Tetap harus dikontrol agar tidak membabi buta," tandasnya.

Terkait penutupan gang Dolly dan Jalan Jarak, Mundjirin mengakui ada kemungkinan PSK dari lokalisasi prostitusi itu pindah ke Bandungan dan kawasan serupa lainnya di Semarang.

Mundjirin pun mengakui, lalu lintas pekerja seks komersial (PSK) dari luar kota di kawasan wisata Bandungan tidak terkontrol. Fenomena itu sebenarnya bukan peristiwa aneh. Menurut dia, perpindahan PSK dari satu wilayah ke wilayah lain sudah lama terjadi sebelum lokalisasi prostitusi di Surabaya itu ditutup.

"Pernah kita dilapori ada (PSK, red) dari Batu, di sini menginap di Bandungan selama seminggu, bahkan satu bulan. Artinya, lalu lintas PSK antar-wilayah ini memang mengkhawatirkan karena tidak terkontrol," kata Mundjirin, Senin (23/6/2014).

Berbeda dengan PSK penghuni Bandungan asal Kabupaten Semarang yang terkontrol, menyusul setiap minggu dan setiap bulan memang ada pemeriksaan baik administrasi maupun kesehatan. Menurut Mundjirin, PSK lintas kota di luar kontrol pemerintah.

"Yang menjadi kekhawatiran kita justru pada pemantauannya itu supaya dia tidak menularkan virus (AIDS)," lanjutnya.

Tindak tegas

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Budi Kristiono mengatakan, keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban Umum yang saat ini masih dievaluasi Gubernur Jawa Tengah nantinya akan menindak siapa saja yang melanggar ketertiban umum, termasuk mengatur aktivitas PSK.

"Pemkab Semarang tidak memberikan toleransi atau melihat siapa saja yang melanggar, PSK atau siapa saja yang dinyatakan melanggar, pasti ditindak sesuai ketentuan," kata Budi Kristiono.

Sebelumnya, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang menyebutkan, jumlah PSK di wilayah Bandungan adalah kedua terbesar di Indonesia setelah lokalisasi prostitusi Dolly, Surabaya.

Pihak Divisi Program Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Semarang, Taufik Kurniawan, mengungkapkan, jumlah PSK di Bandungan saat ini mencapai sekitar 700-an. Jumlah tersebut termasuk di dalamnya para wanita yang berprofesi sebagai pemandu karaoke (PK) yang menjamur di kawasan wisata di lereng gunung Ungaran tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Gelar Pelatihan Petugas Haji di Tengah Wabah Corona, 4 Peserta Dinyatakan Positif dan 14 PDP

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Semua Pasien Positif Corona di Malang Sembuh, Pemkot: Memang Bisa Disembuhkan, tapi…

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X