Kompas.com - 23/06/2014, 16:09 WIB
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di area Cagar Alam Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (5/5/2013). KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESMonyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di area Cagar Alam Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (5/5/2013).
EditorGlori K. Wadrianto
PEKANBARU, KOMPAS.com — Binatang liar terutama monyet disebut menjadi salah satu gangguan utama sistem kelistrikan di berbagai wilayah di Provinsi Riau. Hal ini diungkapkan Humas Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) Sarno.

"Ini bukan mengada-ada, namun memang fakta yang mau tidak mau kita hadapi, ada cukup banyak beberapa kasus gangguan jaringan listrik karena monyet," kata Sarno di Pekanbaru, Senin siang (23/6/2014).

Gangguan terakhir terjadi di kawasan yang memang banyak tanaman perkebunan seperti kelapa sawit dan karet. Menurut dia, untuk Pekanbaru, wilayah Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, menjadi salah satu wilayah yang selalu diancam masalah tersebut.

Selain monyet, kata Sarno, gangguan alam dan pelepah pohon kelapa yang menimpa jaringan juga kerap mengganggu.

"Gangguan-gangguan listrik seperti ini sejauh ini masih menjadi faktor utama terjadinya pemadaman secara tiba-tiba. Kalau di pemeliharaan, tentu ada antisipasinya atau setidaknya diumumkan atau terjadwal," kata Sarno lagi.

Sementara itu, untuk kasus gangguan distribusi listrik di wilayah Kulim, Pekanbaru, lebih disebabkan adanya gangguan pada penyulang. "Untuk kawasan kini listrik diatur pada 'feader' cemara yang memang jaringannya cukup panjang dan tentunya akan semakin banyak hambatan. Terlebih di wilayah Kulim masih banyak pepohonan di pinggir jalan dan kalau tumbang, itu langsung menimpa jaringan dan ini mengakibatkan listrik padam secara mendadak," kata Sarno.

Sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di wilayah Kulim mengeluhkan pemadaman listrik oleh PLN yang dilakukan secara berkali-kali. "Parahnya dalam sehari itu mau tiga sampai sembilan kali. Kondisi seperti ini bisa merusak elektronik kami," kata Anisa (34), warga Kulim.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.