746 Warga Jawa Timur Masih Dipasung

Kompas.com - 21/06/2014, 19:14 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorFarid Assifa

MADIUN, KOMPAS.com - Sebanyak 764 warga Jawa Timur yang mengalami gangguan jiwa, hidup dalam pasungan. Pada akhir 2014, Gubernur Jawa Timur Soekarwo menargetkan, tidak lagi ada warganya yang hidup dalam pasungan.

Ia menargetkan, minimal terdapat 100 penderita sakit jiwa yang dibebaskan dari pasungan. Mereka yang dibebaskan dari pasung, akan dirujuk ke rumah sakit terdekat, yang memiliki pelayanan khusus bagi penderita sakit jiwa.

"Sesuai data, masih ada 764 warga Jatim yang dipasung. Kami yakin akan bebas semua tahun ini dengan target 100 orang dibebaskan dari pasung setiap bulan," ujar Soekarwo, Kamis (19/6/2014).

Rencananya, kata Soekarwo, mereka akan dirawat di rumah sakit yang memiki layanan khusus sakit jiwa di antaranya, Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dan Rumah Sakit Jiwa, Malang.

"Kalau sudah ditangani dan dianggap kondisinya makin normal, akan dikembalikan rumah masing-masing, tetapi tetap dipantau puskesmas untuk rawat jalannya," katanya.

Kendati demikian, Soekarwo enggan menyebutkan besaran anggaran untuk mengatasi masalah ini. "Tetap ada anggarannya kan sudah direncanakan semua. Tetapi saya tak hafal, semua di Kesra," paparnya.

Sementara di Kabupaten Ponorogo, terdapat 109 penderita sakit jiwa dengan kategori berat, bahkan 46 di antaranya dipasung. Jumlah itu mengalami kenaikan dari tahun 2012, yang baru terdeteksi 72 jiwa.

"Semua sudah kami minta didata ulang di setiap kabupaten dan kota. Mereka akan dibebaskan secara bertahap, sesuai jadwal dan target di masing-masing kabupaten dan kota setempat," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X