FPI Jateng Akan "Sweeping" Tempat Hiburan selama Ramadhan

Kompas.com - 20/06/2014, 19:53 WIB
Ribuan massa dari Front Pembela Islam (FPI), konvrsoi melintasi jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2013). Konvoi dengan tema Putihkan Jakarta ini sebagai perayaan ulang tahun FPI yang ke 15. Warta Kota/Angga Bhagya NugrahaRibuan massa dari Front Pembela Islam (FPI), konvrsoi melintasi jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (25/8/2013). Konvoi dengan tema Putihkan Jakarta ini sebagai perayaan ulang tahun FPI yang ke 15.
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com - Front Pembela Islam (FPI) dan Laskar Pembela Islam (LPI) Jawa Tengah mengancam akan membubarkan tempat hiburan dan lokalisasi jika tetap beroperasi selama bulan Ramadhan.

Untuk melakukan aksi itu, FPI dan LPI akan menggelar rapat besar pada 24 Juni mendatang di Bedono, Jambu, Kabupaten Semarang. Salah satu agendanya adalah merapatkan barisan untuk menggelar sweeping besar-besaran selama bulan Ramadhan.

"Setting untuk sweeping ini merupakan refleks, jika ada laskar menemui adanya tempat-tempat maksiat kita akan bertindak," ujar Ketua Laskar Pembela Islam (LPI), Ahmad Rofi'i kepada wartawan di Ungaran, Jumat (20/6/2014).

Rofi'i menegaskan, pihaknya tidak akan mengecualikan tempat-tempat yang dianggapnya sebagai tempat maksiat. Semuanya akan di-sweeping, termasuk hotel-hotel yang digunakan sebagai tempat maksiat.

"Selama 24 jam seluruhnya harus berhenti, seluruh lokalisasi, Kalinyamat, Bandungan, Tegal Panas, bahkan kampung-kampung yang kami lihat nanti akan kami sweeping jika masih beroperasi," tandas Rofi'i.

Pihaknya juga meminta seluruh komponen masyarakat, pemerintah dan aparat kepolisan dapat turut menjaga bulan puasa dengan tidak melakukan hal-hal yang maksiat.

"Kami telah minta pemerintah ikut menertibkan tempat hiburan jika ada yang buka pada bulan puasa nanti. Jika nanti masih ada, maka kami akan ada di depan menertibkan," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketua DPW FPI Jawa Tengah, Fatudhin menambahkan, berdasarkan aturan yang ada, tempat-tempat maksiat dapat ditertibkan selama bulan puasa mendatang.

"Kami akan koordinasi dengan polisi bagaimana caranya tempat-tempat maksiat dapat tutup pada bulan puasa mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Semarang AKBP Augustinus B Pangaribuan meminta semua pihak bisa mematuhi aturan pemerintah terkait operasional tempat hiburan selama puasa. Jika memang ada aturan yang dilanggar, masyarakat diharapkan bisa melapor ke polisi agar bisa diambil tindakan.

“Laporkan ke kami, karena memang undang-undang mengamanatkan kami untuk menjaga ketertiban. Jadilah warga negara yang baik, yang patuh pada aturan. Jika memang ada yang melakukan perusakan, tentu akan kami tindak,” tandas Kapolres.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.