Kompas.com - 20/06/2014, 13:16 WIB
MZ (30), tersangka judi bola piala dunia (tengah), berhasil dibekuk polisi Mapolresta Malang, Jumat (20/6/2014). KOMPAS.com/Yatimul AinunMZ (30), tersangka judi bola piala dunia (tengah), berhasil dibekuk polisi Mapolresta Malang, Jumat (20/6/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com - MZ (30), warga Polean, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, dibekuk polisi, setelah diketahui sebagai pengepul judi bola Piala Dunia. Sehari, omzet judi yang digelutinya mencapai jutaan rupiah.

Polisi membekuk MZ di tempat kerjanya di wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Rabu malam lalu. "Ada laporan dari warga, polisi langsung bergerak ke lokasi dan berhasil membekuk pelaku di tempat kerjanya," kata Kepala sub bagian Humas Polresta Malang, AKP Dwiko Gunawan, Jumat (20/6/2014), saat gelar perkara di Mapolresta Malang.

Tersangka diketahui berlaku sebagai pengepul, bukan sebagai bandar. Sebab, modal yang digunakan tersangka adalah uang pribadi bersama seorang temannya, berinisial LK, warga Kabupaten Malang, yang kini masih dalam kejaran polisi.

"Karena tidak ada bandar dalam judi bola Piala Dunia itu. Yang ada hanya sebagai pengepul," tegas Dwiko.

Dari tangan tersangka polisi mengamankan Rp 1 juta rupiah. "Uang itu modal dan pasangan dari orang yang ikut judi. Kasus perjudian di momentum piala dunia di Brasil memang marak. Kita akan tetap melakukan pemantauan di lapangan," kata Dwiko.

Perjudian marak bertempat di tempat-tempat nonton bareng (nobar) di beberapa wilayah Kota Malang. "Tersangka saat itu, operasinya di sekitaran Terminal Arjosari. Kini tersangka sudah dapat omzet Rp 4 juta. Itu sudah bersih yang didapat pengepul," ujarnya.

Modus yang dilakukan tersangka dengan menggunakan media jejaring sosial. "Tersangka menawarkan judi via FB dan BBM, kepada teman-temannya. Tersangka jadi pengepul judi bola sejak ada Piala Eropa beberapa bulan lalu," kata Dwiko.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 303 KUHP, dengan pidana 10 tahun penjara. "Dendanya maksimal Rp 25 juta," kata Dwiko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X