Kompas.com - 18/06/2014, 13:14 WIB
Jadwal konferensi pers yang ditempel warga Dolly, Selasa (17/6/2014). 
SURYA/Eben Haezer PancaJadwal konferensi pers yang ditempel warga Dolly, Selasa (17/6/2014).
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com — Tak hanya suasana yang semarak dan kunjungan warga ke dewan yang mewarnai sehari sebelum penutupan Dolly, Selasa (17/6/2014) (baca juga: Malam Jelang Penutupan, Suasana Dolly Masih Semarak (4)). Aksi seorang pria yang melempari dua wisma di Dolly juga mengejutkan. Warga Dolly pun sibuk.

Rencana penutupan kawasan lokalisasi prostitusi Dolly dan Jarak cukup menyita perhatian. Para jurnalis pun membanjiri kompleks pelacuran yang dianggap terbesar se-Asia Tenggara itu.

Tak hanya dari Surabaya, jurnalis dari Ibu Kota hingga mancanegara pun ramai berdatangan untuk meliput.

Bagai artis dadakan, warga berulang kali dikerubuti jurnalis. Mereka sampai kewalahan melayani para jurnalis itu. Maklum, ada ratusan jurnalis dan kamerawan yang datang silih berganti.

Lantaran kewalahan, warga kemudian menyiasati hal itu dengan membuat jadwal konferensi pers. Dalam sehari, ada tiga kali kesempatan konferensi pers untuk para awak media.

Jadwal dadakan itu ditulis dengan memanfaatkan lembar kertas kardus bekas kemasan air mineral, lalu ditempel di batang pohon di halaman posko.

Inilah posko yang menjadi pusat koordinasi dan aksi warga penolak penutupan lokalisasi prostitusi itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau tidak diatur begini, kami yang kewalahan karena banyak sekali teman-teman media yang minta wawancara. Padahal, kami juga harus terus melakukan rapat koordinasi," ujar Saputra alias Pokemon, Koordinator Komunitas Pemuda Independen (Kopi), Selasa (17/6/2014).

Bersama sejumlah elemen lain, seperti Front Pekerja Lokalisasi (FPL), Paguyuban Pekerja Lokalisasi (PPL), dan Paguyuban Pedagang Keliling Lokalisasi, pihak Kopi terus menolak rencana Pemkot Surabaya untuk menutup Dolly.

"Kalau konferensi pers begini, informasinya cukup satu pintu supaya tidak simpang siur. Silakan media menanyakan berbagai hal dalam konferensi pers," kata Saputra.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.