Banjir Tawaran Beasiswa dan Kerja untuk Raeni, Putri Pengayuh Becak yang Jadi Wisudawati Terbaik

Kompas.com - 14/06/2014, 09:11 WIB
Raeni (21) wisudawan terbaik Unnes. Kompas.com / Dian Fath Risalah El AnshariRaeni (21) wisudawan terbaik Unnes.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SEMARANG, KOMPAS.com - Sejumlah tawaran beasiswa dan pekerjaan terus mengalir ke Raeni (21), putri pengayuh becak yang menjadi wisudawati terbaik Universitas Negeri Semarang (Unnes) dengan IPK 3,96, termasuk tawaran beasiswa dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kalau beasiswa atau tawaran kerja itu kan menyangkut masa depan, jadi perlu dipikirkan matang dan berbagai pertimbangannya," ujar Kepala Humas Unnes, Sucipto Hadi Purnomo, Sabtu (14/6/2014).

Sejak muncul pemberitaan soal Raeni diantar sang ayah ke acara wisuda dengan becak yang menjadi sumber penghidupan keluarga mereka, Selasa (10/6/2014), Raeni juga masih terus menjadi pemberitaan di sejumlah media massa hingga akhir pekan ini.

Sucipto mengatakan saat ini ada tiga tawaran beasiswa yang sudah dipastikan didapat Raeni untuk bisa melanjutkan kuliah di luar negeri. Tiga tawaran tersebut yakni beasiswa Presidential Schoolarship yang memberikan kesempatan Raeni memilih satu dari 50 perguruan tinggi terbaik di dunia, lalu Government Schoolarship untuk kuliah di luar 50 universitas terbaik tersebut, dan beasiswa Bidikmisi S2 dari pemerintah.

Unnes, kata Sucipto, akan menyiapkan sejumlah syarat yang diperlukan Raeni untuk melanjutkan pendidikannya itu. Sejumlah syarat tersebut antara lain sertifikat internasional dan rancangan riset ataupun persiapan untuk berbagai ujian masuk.

"Apa yang didapat Raeni saat ini tentu membanggakan, baik bagi Unnes maupun SD, SMP dan SMK tempatnya menimba ilmu dulu,"  kata Sucipto. Dengan prestasi Raeni yang gemilang, tambah dia, berbagai tawaran beasiswa ataupun pekerjaan tentu saja datang dengan sendirinya.

Sucipto berharap Raeni bisa mempertimbangkan dengan baik berbagai tawaran tersebut. Selain itu, kata dia, Unnes pun siap mengarahkan Raeni menjadi dosen sekaligus menerima beasiswa dari internal kampus itu, bila Raeni menghendaki. "Tapi semua keputusan kan ada di Raeni, kami hanya berharap keputusan itu tentunya yang terbaik."

Sebelumnya diberitakan, Raeni, putri bungsu pasangan Mugiyono dan Sujamah yang lulus dari Jurusan Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi (FE) Unnes ini berharap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dia pun berharap bisa mendapat beasiswa untuk sekolah di Inggris.

"Ini nyarinya beasiswa full dari sejak pendaftaran, karena kalau ke luar negeri kan pendaftarannya juga mahal, tapi ya InsyaAllah bisa, yang penting optimistis," tutur gadis asal Desa Langenharjo, Kabupaten Kendal Jawa Tengah tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Selamat Berpulang Mas Djaduk...

Regional
Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X