Dukung Jokowi-JK, Dua Pria Genjot Becak dari Yogya sampai Jakarta

Kompas.com - 13/06/2014, 16:51 WIB
Blasius Haryadi dan Abuanto saat memulai perjalanan di titik nol KM KOMPAS.com/Wijaya kusumaBlasius Haryadi dan Abuanto saat memulai perjalanan di titik nol KM
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 — Demi memberikan dukungan kepada pasangan capres dan cawapres nomor urut 2, Jokowi-JK, dua tukang becak, Blasius Haryadi (46) dan Abuanto (58), rela menggenjot becak dari Yogyakarta sampai ke Jakarta. Keduanya memulai perjalanan dari titik nol kilometer Yogyakarta.

Sejak pukul 14.30 WIB, ratusan relawan Jokowi-JK telah memadati depan Kantor Pos Besar Yogyakarta untuk menunggu kedatangan Blasius dan Abuanto. Wakil Wali Kota Yogyakarta Imam Priyono melepas perjalanan dua pria yang sehari-hari memang berprofesi sebagai tukang becak itu.

"Pemilu presiden yang dihelat setiap lima tahun adalah harapan bagi rakyat Indonesia. Harapan perubahan menuju bangsa yang lebih baik, sejahtera, dan adil," ujar Blasius saat ditemui di depan Kantor Pos Besar Yogyakarta, Jumat (13/6/2014).

Namun, menurut pria lulusan SMU John De Britto yang telah 25 tahun berprofesi sebagai tukang becak itu, rakyat harus menerima kenyataan pahit berulang kali. Presiden yang pernah terpilih belum memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Blasius mengatakan, sinar harapan dalam ketidakpastian mulai terang ketika muncul sosok "ndeso" yang sederhana, Joko Widodo. Pria kelahiran Solo ini muncul merampungkan berbagai carut-marut masalah Ibu Kota.

"Cukup alasan bagi kami untuk memberikan dukungan Jokowi-JK. Kami sangat yakin keberhasilan Jokowi membangun Jakarta dapat diterapkan di seluruh pelosok Indonesia," ujarnya.

Haryadi mengungkapkan, melihat sosok yang senang bekerja dan berbaur dengan cara blusukan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari Aceh sampai Papua, bahu membahu secara tulus ikhlas menyumbangkan apa yang mereka punya.

"Kami juga ingin memberikan dukungan nyata, namun bukan rekening bersama, tapi dengan tenaga. Profesi kami tukang becak, jadi dukungan untuk Jokowi-JK genjot becak Yogyakarta sampai Jakarta," ujarnya.

Tukang becak yang terkenal dengan becak online ini menuturkan, perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta diperkirakan akan ditempuh selama 20 hari. Keduanya menyatakan siap menampung aspirasi masyarakat yang ditemuinya di setiap kota serta menyampaikanya kepada Jokowi-JK ketika sampai di Jakarta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.