Mugiyono, Si Pengayuh Becak yang Jadikan Putrinya Wisudawati Terbaik

Kompas.com - 13/06/2014, 12:30 WIB
Raeni (31) wisudawan terbaik Unnes bersama ayahnya Mugiyono (51). Kompas.com / Dian Fath Risalah El AnshariRaeni (31) wisudawan terbaik Unnes bersama ayahnya Mugiyono (51).
|
EditorGlori K. Wadrianto

"Awal saya diterima di Unnes sempat khawatir sekali dan resah. Soalnya diterima di Unnes rasanya susah banget, apalagi waktu itu mahasiswa penerima Bidikmisi diwajibkan mempunyai laptop belum lagi ngekost," tutur gadis yang lahir pada tanggal 13 Januari 1993 tersebut.

Setelah memiliki laptop yang dibelikan ayahnya tersebut, ia memanfaatkan dengan maksimal. Dari laptop perjuangan ayahnya tersebut ia sering memenangi lomba penelitian-penelitian di kampus. "Setiap dapat tambahan tersebut saya sisihkan uangnya untuk ditabung," ucapnya.

Hidup dalam keterbatasan dalam keluarga dengan ekonomi pas-pasan, justru mendorong Raeni untuk membuktikan keunggulan dan prestasinya. Pada tahun 2013, dia sempat selama dua bulan mengajar akuntansi di sebuah sekolah asrama di Selangor, Malaysia.

"Pas kuliah saya bersama 15 teman lainnya PPL mengajar di sekolah asrama di Selangor, Malaysia. Kebetulan Unnes kerja sama Universiti Pendidikan Sultan Idris (Upsi)," kata dia.

Diledek
Dia pun mengaku sempat diledek oleh beberapa teman di kampus karena profesi ayahnya sebagai pengayuh becak. "Sering diledekin sih, dibilangnya, 'Ayo dong bawa becak ke sini (kampus)'. Akhirnya kemarin saya memenuhi permintaannya, datang ke wisuda dengan menggunakan becak," kata gadis yang saat ini masih menjadi asisten di laboratorium akuntansi di Unnes tersebut.

Selain untuk menunjukkan kepada teman-teman yang mengejeknya tersebut, ia juga ingin menginspirasikan kepada semua anak bangsa di Indonesia bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk mendapatkan pendidikan.

"Justru dengan pendidikan bisa memutus rantai kemiskinan, walaupun orangtua saya hanya lulusan SD, saya dapat membuktikannya," ujar Raeni.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gadis yang juga bercita-cita menjadi orangtua asuh ini terus menggantungkan cita-citanya setinggi langit. “Saya ingin melanjutkan kuliah lagi. Penginnya melanjutkan (kuliah) ke Inggris. Ya, kalau ada beasiswa lagi,” ujarnya sambil tersenyum.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.