Pamit Mau Memancing, Muazin Masjid Hilang di Taman Nasional

Kompas.com - 12/06/2014, 12:26 WIB
|
EditorCaroline Damanik
BENGKULU, KOMPAS.com — Ahmadi Pura (40), warga Desa Pinang Belapis, Bengkulu, yang sehari-hari menjadi muazin di masjid setempat, mendadak hilang setelah pamit kepada keluarganya untuk memancing di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), Rabu (11/6/2014).

Hilangnya muazin ini membuat pemerintah desa setempat menurunkan tim yang berisi 12 warga untuk mencari korban.

Ahmadi diketahui berangkat bersama dua rekannya, Sala Mukminin (36) dan Sarif (45), untuk memancing di Sungai Bekutu yang memakan waktu perjalanan satu hari dari desa.

“Mereka berangkat membawa bekal berupa beras dan beberapa perlengkapan lainnya. Namun, menurut rekannya, mereka tidak melihat Ahmadi,” tutur kepala desa setempat.


Sementara itu, istri Ahmadi, Susilahayati, mengaku tidak mendapatkan firasat apa pun sebelum memperoleh kabar bahwa suaminya hilang. Dia berharap agar suaminya dapat pulang dengan kondisi selamat.

“Dengan bekal yang dibawa, biasanya tahan hingga 10 hari. Tapi saya cemas karena mendapatkan kabar dari Toto (rekan Ahmadi) kalau suami saya tidak ada di tempat mencari ikan. Mudah-mudahan kabar ini salah,” harapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X