Kompas.com - 05/06/2014, 16:46 WIB
Bangunan ruko tiga lantai yang masih dalam pembangunan di kawasan Perumahan Cendrawasih Permai Jalan Ahmad Yani, Samarinda, runtuh, Selasa (3/6/2014), sekitar pukul 06.25 pagi. KOMPAS.com/Yovanda NoniBangunan ruko tiga lantai yang masih dalam pembangunan di kawasan Perumahan Cendrawasih Permai Jalan Ahmad Yani, Samarinda, runtuh, Selasa (3/6/2014), sekitar pukul 06.25 pagi.
|
EditorCaroline Damanik

SAMARINDA, KOMPAS.com - Polresta Samarinda telah memeriksa 12 saksi, yang terdiri dari buruh bangunan dan tukang, terkait insiden runtuhnya ruko lantai tiga di Jalan A Yani Cendrawasih, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa lalu. Untuk selanjutnya, polisi akan memanggil pemilik dan kontraktor pembangunan ruko tersebut.

“Kita sudah menjadwalkan yaitu pemanggilan atas nama Juliansyah Ghozali (pemilik) terjadwal tanggal 6 Juni 2014. Pemanggilan juga terhadap Joni Tanjung (kontraktor) yang beralamatkan di Surabaya juga dijadwalkan 6 Juni 2014,” kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta, Kamis (5/6/2014).

Selanjutnya, polisi akan memanggil Badan Perijinan di bawah Pemkot Samarinda dan mendatangkan ahli konstruksi dari Dinas Pekerjaan Umum.

“Jadi itu langkah-langkah kami terkait masalah bangunan roboh,” katanya.

Antonius menambahkan, semua yang diperiksa masih berstatus saksi. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan tersebut kemungkinan akan ada yang ditingkatkan statusnya menjadi tersangka. Dalam pemeriksaan atau teknis yang dilakukan, polisi berharap para saksi untuk menyampaikan keterangan sesuai dengan asas praduga tak bersalah.

“Namun kita akan kroscek dengan hasil labfor dan keterangan saksi-saksi ahli yang berkaitan dengan kasus tersebut,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pemborong yang membangun ruko tersebut menganggap sudah sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.

Meski demikian, polisi akan melakukan kroscek dengan kondisi riil di lapangan. Untuk itu polisi memerlukan keterangan ahli mengenai masalah tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita akan kenakan pasal 359 dan 360, barang siapa karena lalainya mengakibatkan luka atau meninggal dunia,” pungkasnya.

Sementara itu, di lapangan, evakuasi penyelamatan terus berlanjut. Tim SAR dan Basarnas Balikpapan mendapatkan satu mayat yang tertimbun tumbukan bangunan roboh. Namun proses itu tergolong rumit dan membutuhkan waktu belasan jam.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.