Pada Semester Pertama 2014, Ada 6 Kasus Intoleransi di Jawa Tengah

Kompas.com - 04/06/2014, 18:33 WIB
|
EditorCaroline Damanik
SEMARANG, KOMPAS.com — Ada enam kasus intoleransi atau kekerasan bernuansa agama di Jawa Tengah sepanjang semester pertama tahun 2014. Kasus intoleransi itu meliputi pelarangan pendirian rumah ibadah, perusakan rumah ibadah, hingga penolakan warga atas kelompok tertentu yang menggelar pengajian.

Hal ini disampaikan Direktur Lembaga Studi Sosial dan Agama (eLSA) Semarang saat peluncuran Laporan Tengah Tahun Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan tahun 2014, Tedi Kholiludin, di Semarang, Rabu (4/6/2014).

Menurut Tedi, enam kasus tersebut baru saja terjadi dan berbeda dengan kasus tahun sebelumnya. Enam kasus itu antara lain perusakan tempat sembahyang umat Hindu di Sragen, bentrok warga dengan FPI di Wonosobo, pembubaran pengajian Majelis Tafsir Al-Qur’an (MTA) di Demak, penolakan kedatangan Habib Rizieq di Demak, Camat Grobogan yang pempermasalahkan pengajian Jantiko Mantab, serta penangkapan terduga teroris di Klaten.

“Kalau dilihat dari aspeknya, pihak-pihak yang terlibat, sejatinya tak ada yang baru. Misalnya, konflik yang melibatkan FPI itu sama halnya seperti yang terjadi di Kendal. Hanya motivasinya saja yang berbeda,” ujar Tedi.

Terkait penyelesaian kasus, menurut dia, sudah ada perubahan yang cukup signifikan. Misalnya, persoalan terkait Camat Grobogan diselesaikan dengan jalur damai melalui negosiasi.

“Akan tetapi, soal isu terorisme ini masih menjadi bola panas. Jawa Tengah selalu ada dalam pusaran ini. Penting bagi pihak keamanan untuk terus melakukan deteksi dini terhadap pergerakan mereka,” pintanya.

Sebelumnya, di Yogyakarta, persoalan kebebasan beragama dinilai Komnas HAM kian mengkhawatirkan. Pelaku intoleransi sekarang ini tidak saja dari tetangga jauh, tetapi bisa sampai tetangga dekat. Negara dinilai sering absen dalam kasus intoleransi tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Tur Pakai Motor, Ridwan Kamil dan Rombongan Habiskan Uang di Semarang

Regional
Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Dengar Kabar Akan Ada Unjuk Rasa, Belasan Pedagang Gelar Lapak Jualan

Regional
Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Ini Pengakuan Pria yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Polisi Bikin Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Libur Panjang di Kota Bandung

Regional
Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Seluruh Penumpang Pesawat Tersangkut Layangan Dipastikan Selamat, Tak Ada Kerusakan

Regional
Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Wisatawan Diprediksi Membeludak, Wisata Pantai Terapkan Sif Pengunjung

Regional
Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Libur Panjang Cuti Bersama, ASN Pemkot Denpasar Dilarang Keluar Kota

Regional
Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Dinas Perlindungan Anak Dampingi Siswi SMK Korban Pemerkosaan 7 Pemuda

Regional
Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Cenderamata Lapik Koto Dian, dari Kursi Depati hingga Pelaminan

Regional
Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Puting Beliung Landa Dua Desa di Bondowoso, Mushala dan Rumah Rusak

Regional
'Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah'

"Ketika Dia Datang Bersama Keluarganya Meminta Saya ke Nenek, Saya Mau Diajak Menikah"

Regional
Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Libur Panjang, Kendaraan Besar Dilarang Melintasi Jalur Puncak

Regional
2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

2 Anggota Timses Cabup Purbalingga Meninggal akibat Covid-19

Regional
Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Sajadah Imam Masjid Dibakar ODGJ, Pelaku Sudah 2 Kali Berbuat Serupa

Regional
Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Pelaku Pembacok Anggota DPRD Jeneponto Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X