Kompas.com - 03/06/2014, 17:10 WIB
Tim Sukses Pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Fahmi Idris, menyampaikan pidato politiknya di hadapan para ulama, kyai, dan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Selasa (3/6/2014). Acara tersebut sebagai bentuk deklarasi dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden, Jokowi-Jusuf Kalla. K97-14 KOMPAS.com/ RAMDHAN TRIYADI BEMPAHTim Sukses Pemenangan pasangan Jokowi-Jusuf Kalla, Fahmi Idris, menyampaikan pidato politiknya di hadapan para ulama, kyai, dan sejumlah pimpinan pondok pesantren di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Selasa (3/6/2014). Acara tersebut sebagai bentuk deklarasi dukungan kepada calon presiden dan calon wakil presiden, Jokowi-Jusuf Kalla. K97-14
|
EditorFarid Assifa

BOGOR, KOMPAS.com — Sejumlah relawan yang berasal dari kalangan ulama, kiai, dan ustaz Kabupaten dan Kota Bogor hadir dalam acara yang bertajuk "Silaturahmi dan Deklarasi Relawan Jokowi-Jusuf Kalla" yang dipusatkan di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Selasa (3/6/2014).

Acara dengan 1.500 tamu undangan ini juga dihadiri oleh politisi senior Partai Golkar yang juga tim sukses pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla, Fahmi Idris.

Ketua Koordinator Relawan Umat Islam Kota dan Kabupaten Bogor, Sutrisno, mengatakan, dukungan diberikan kepada Jokowi-JK karena keduanya merupakan pemimpin yang penuh kesederhanaan dan memiliki akhlak agama yang kuat.

"Saya melihat sosok Pak Jokowi menjadi Gubernur DKI Jakarta sangat sederhana. Kalau kita bandingkan dengan gubernur-gubernur lainnya, hanya beliau yang tampak sederhana," ucap Sutrisno.

Bahkan, banyak tokoh muda, lanjut Sutrisno, menginginkan Jokowi menjadi pemimpin bangsa ini karena sosok kesederhanaannya.

"Saya adalah relawan Jokowi sejak masih menjadi Wali Kota Solo. Jadi, saya tahu betul latar belakang beliau. Saya adalah tokoh muda di antara tokoh-tokoh muda lainnya yang menginginkan pemimpin selaras dan bersahaja," katanya.

Sutrisno melanjutkan, memilih seorang pemimpin harus dilakukan dengan melihat rekam jejaknya karena, sebagai umat Islam, memilih pemimpin adalah ijtihad (usaha).

"Karena kita ber-ijtihad untuk mendapatkan pemimpin yang baik, kita tidak boleh berdiam diri," tambahnya.

Dalam memuluskan langkah Jokowi-JK menjadi presiden dan wakil presiden, Sutrisno menyatakan bahwa ia bersama tim lain akan menurunkan saksi hingga ke tingkat tempat pemungutan suara (TPS) di Kota dan Kabupaten Bogor.

"Kami targetkan perolehan suara di wilayah Bogor sebesar 60 persen," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.