Kompas.com - 03/06/2014, 14:15 WIB
Proyek pembangunan ruko tiga lantai di Jl Cendrawasih gang Baru RT 17 runtuh, Selasa (3/6/2014) sekitar pukul 06.25 pagi. Tribun KaltimProyek pembangunan ruko tiga lantai di Jl Cendrawasih gang Baru RT 17 runtuh, Selasa (3/6/2014) sekitar pukul 06.25 pagi.
|
EditorCaroline Damanik

BALIKPAPAN, KOMPAS.com -- Ambruknya bangunan ruko tiga lantai di Jalan Cendrawasih RT 17, Samarinda, Kalimantan Timur, diduga terjadi karena konstruksi bangunan yang tidak kuat. Konstruksi dinilai tidak kuat menyangga beban setelah pengecoran.

Kepala Bidang Humas Polda Kaltim Kombes Fajar Setiawan mengatakan, pembangunan ruko tiga lantai itu memasuki tahap pengecoran lantai ketiga sebelum akhirnya ambruk, Selasa (2/6/2014) pukul 06.25. Pengecoran telah berlangsung sejak pukul 02.00.

"Semalam baru saja ngecor lantai ketiga menggunakan alat berat. Kondisi alam juga terang. Kemungkinan konstruksi tidak kuat, maka ambruk, menimpa pekerja yang ada di bagian bawah," katanya, Selasa (2/6/2014).

Pembangunan gedung yang ditangani oleh PT Abadi ini ambruk, Selasa pagi. Bangunan ini tengah dibangun menjadi gedung rumah toko yang memiliki tiga lantai dengan 17 pintu. Bangunan ini memiliki panjang 100 meter dan tinggi 25 meter.

Bangunan digarap sekitar 120 orang. Sejumlah 65 pekerja dilaporkan selamat dari tragedi itu. Sementara itu, 55 pekerja belum diketahui nasibnya, walaupun sumber kepolisian di tempat kejadian menyebutkan terdapat 14 orang yang bisa diidentifikasi ada di balik reruntuhan. Diduga, beberapa pekerja ada yang tidur di lantai terbawah gedung.

"Yang tidur di luar bangunan yang dipastikan selamat. Sedangkan yang tidur di bawah gedung yang tidak diketahui," katanya.

Polisi bergerak cepat terhadap tragedi ini. Mereka menerjunkan 150 personel gabungan Brigade Mobil dan Pengendali Massa untuk membantu mengevakuasi korban, menggandeng Dinas Pekerja Umum mendatangkan sejumlah alat berat untuk memperlancar evakuasi dan mengamankan lokasi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.