Berdebat soal Capres Jagoan, Dua Tukang Becak Berkelahi

Kompas.com - 03/06/2014, 11:21 WIB
Joko Widodo dan Prabowo Subianto JITETJoko Widodo dan Prabowo Subianto
|
EditorCaroline Damanik

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Suto dan Saleh, dua penarik becak di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, terlibat perkelahian karena berdebat soal capres jagoannya masing-masing. Suto adalah pendukung capres Jokowi-Jusuf Kalla, sementara Saleh adalah pendukung Prabowo-Hatta Rajasa.

Keduanya biasa mangkal di simpang empat Jalan Kemuning, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan. Perkelahian itu diawali dengan saling hujat capres masing-masing.

Saleh mengatakan, jika terpilih, Jokowi tak akan kuat memimpin Indonesia. Pasalnya, badannya kurus dan mudah sakit-sakitan.

"Nanti kalau jadi presiden, tiga hari setelah dilantik Jokowi akan meninggal dunia karena tak kuat memikirkan Indonesia," kata Karimin, tukang becak lainnya, menirukan perkataan Saleh, Selasa (3/6/2014).


Mendengar capres jagoannya dihina, Suto menjadi emosi. Seperti ditirukan Karimin, Suto mengatakan bahwa Jokowi akan kuat memimpin Indonesia karena banyak mantan tentara dan polisi serta kiai yang mendukungnya, juga karena Jusuf Kalla berlatar belakang Nahdlatul Ulama.

Namun, menurut Karimin, Saleh terus memancing emosi Suto. Tukang becak lainnya juga disebutnya turut memanas-manasi percekcokan antara Suto dan Saleh. Bahkan ada di antara mereka yang menyuruh salah satu dari mereka untuk memukul.

"Kalau capres saya dihina, akan saya hajar yang menghina," kata Karim menirukan tukang becak lainnya.

Karena suasana memanas, Suto memukul kepala Saleh. Namun, Saleh tidak melawan. Agar tidak terjadi perkelahian lebih serius, tukang becak lainnya kemudian melerainya.

Sehabis dilerai, Suto masih emosi dan memaki-maki Saleh. Saleh pun enggan menanggapinya dan pergi berlalu membawa becaknya.

"Sudah beberapa hari dua orang itu sering berdebat soal capresnya masing-masing hingga berujung perkelahian. Padahal sehari-hari mereka berdua mangkal bersama sambil menunggu penumpang," ungkap Karimin.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X