Nikah Massal, 30 Mempelai Wanita Diberi Mahar Pohon

Kompas.com - 27/05/2014, 16:33 WIB
Sebanyak 30 pasangan menikah massal dalam memperingati puncak Ulang Tahun Kabupaten Sleman, Selasa (27/5/2014). Kompas.com/ Wijaya KusumaSebanyak 30 pasangan menikah massal dalam memperingati puncak Ulang Tahun Kabupaten Sleman, Selasa (27/5/2014).
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 30 pasangan dari berbagai usia, hari ini, Selasa (27/5/2014), mengucapkan janji sehidup semati dalam acara nikah bareng di Masjid Agung Wahidin Sudirohusodo.

Turut hadir dalam acara nikah massal untuk memperingati Hari Jadi Ke-98 Kabupaten Sleman itu Bupati Sleman serta beberapa pejabat.

"Dari 30 pasangan, hanya 14 yang mengikuti akad nikah, sedangkan 16 pengantin lain sudah menjalani prosesi peresmian nikah secara agama," ujar Ketua Panitia Hari Jadi Sleman, Mardiyana, Selasa (27/5/2014).

Madiyana menjelaskan, pasangan yang sudah menjalani peresmian nikah pada kesempatan ini hanya merayakan resepsi di rumah dinas bupati bersama pasangan lainnya.


Acara nikah massal pada Hari Jadi Sleman kali ini cukup berbeda dengan yang sebelumnya. Sebab, mahar yang diberikan kepada mempelai wanita tidak hanya dalam bentuk seperangkat alat shalat, tetapi juga bibit pohon dan sepasang burung merpati.

Pemberian mahar itu dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta pada alam serta lingkungan. Hal itu agar mempelai dapat mengajarkan putra-putrinya arti penting melestarikan alam.

Sementara itu, di tempat yang sama, Bupati Sleman Sri Purnomo menilai, nikah bareng yang menjadi puncak acara HUT kabupaten ini merupakan suatu kegiatan positif sehingga patut untuk menjadi agenda rutin.

"Acara ini positif karena membantu meringankan beban masyarakat," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X