Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/05/2014, 12:57 WIB
|
EditorCaroline Damanik

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Sejumlah masjid di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dikejutkan dengan tumpukan tabloid yang berisi tentang pemberitaan calon presiden Joko Widodo. Ketua Takmir Masjid Nurul Iman, Sukma Firdaus, mengaku tidak tahu-menahu soal kiriman tabloid tersebut.

"Saya tidak tahu kapan ditaruh dan siapa yang mengirimnya. Tiba-tiba jemaah sudah membacanya," katanya, Senin (26/5/2014).

Halaman depan tabloid bernama Obor Rakyat itu memuat gambar Jokowi mencium tangan Megawati Soekarnoputeri dan tulisan berjudul "Capres Boneka". Salah satu sub-judul tabloid bertuliskan "184 Caleg Non Muslim PDI-P untuk kursi DPR RI".

Sementara itu, alamat redaksi tabloid tersebut tertulis di Jalan Pisangan Timur Raya IX, Jakarta Timur.

Menurut Sukma, Masjid Nurul Iman di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, dikirimi 50 eksemplar tabloid itu. Menurut dia, tumpukan tabloid itu tiba-tiba sudah ada dan cepat menyebar ke jemaah yang sering shalat di masjid.

Menurut Sukma, setelah dibaca, isi tabloid tersebut lebih banyak membedah sisi negatif pribadi Jokowi. Hal itu, lanjutnya, terlihat dari judul-judul yang ditampilkan di setiap halaman, seperti "Capres Boneka Suka Ingkar Janji", "Disandera Cukong dan Misionaris", "Dari Solo sampai Jakarta De Islamisasi ala Jokowi", serta "Cukong-cukong di Belakang Jokowi".

"Saya baca semuanya tentang kebusukan Jokowi. Tidak ada yang memberitakan sisi positif seorang Jokowi," imbuhnya.

Selain berita-berita sisi negatif Jokowi, ada pula wawancara Ketua MUI Kholil Ridwan. Wawancara tersebut diberi judul "Jokowi Selalu Mewariskan Jabatan ke Non Muslim". Bagian sampul belakang bergambar Jokowi dengan hidung dibuat panjang mirip tokoh film Pinokio.

"Banyak juga jemaah masjid yang terpengaruh, misalnya Jokowi keturunan China, non-Muslim, dan punya misi negatif jika jadi presiden RI," ungkap Sukma.

Pria yang juga mantan aktivis mahasiswa ini mengaku kecewa dengan beredarnya tabloid berbau provokasi tersebut. Pasalnya, hampir semua berita yang disajikan tidak ada klarifikasi dari Jokowi. Seharusnya, menjelang pilpres, lanjut Sukma, isu-isu negatif jangan disebarkan agar masyarakat tidak memiliki asumsi negatif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nilai Transaksi UMKM Medan Tahun 2022 Khusus Produk Sepatu Tembus Rp 2,06 Miliar

Nilai Transaksi UMKM Medan Tahun 2022 Khusus Produk Sepatu Tembus Rp 2,06 Miliar

Regional
Hadiri Pameran DXI, Bupati Benyamin Paparkan Kekayaan Potensi Wisata Alam, Sejarah, dan Budaya MBD

Hadiri Pameran DXI, Bupati Benyamin Paparkan Kekayaan Potensi Wisata Alam, Sejarah, dan Budaya MBD

Regional
HUT Ke-541 Kota Bogor, Kang Emil: Terus Berlari, Berinovasi, dan Berprestasi

HUT Ke-541 Kota Bogor, Kang Emil: Terus Berlari, Berinovasi, dan Berprestasi

Regional
Novita Hardini Berharap Sedekah Laut Teluk Prigi 2023 Dapat Tingkatkan Pariwisata hingga Ekonomi Masyarakat

Novita Hardini Berharap Sedekah Laut Teluk Prigi 2023 Dapat Tingkatkan Pariwisata hingga Ekonomi Masyarakat

Regional
'Hybrid Governance': Keistimewaan dalam Reformasi Birokrasi

"Hybrid Governance": Keistimewaan dalam Reformasi Birokrasi

Regional
Cerita di Balik Keindahan Nepal Van Java dan Peran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Cerita di Balik Keindahan Nepal Van Java dan Peran Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Regional
Bupati Wonogiri: Pancasila Jadi Filter agar Bangsa Tidak Alami Disorientasi

Bupati Wonogiri: Pancasila Jadi Filter agar Bangsa Tidak Alami Disorientasi

Regional
Sebelas Serigala Berbulu Domba!

Sebelas Serigala Berbulu Domba!

Regional
Jadi Pembicara BOSF, Kang Emil Ajak Generasi Muda Perkuat Semangat untuk Bawa Perubahan

Jadi Pembicara BOSF, Kang Emil Ajak Generasi Muda Perkuat Semangat untuk Bawa Perubahan

Regional
Manfaat Program Sekoper Cinta Telah Dirasakan Banyak Perempuan di Jabar

Manfaat Program Sekoper Cinta Telah Dirasakan Banyak Perempuan di Jabar

Regional
Genjot Sektor Pertanian hingga Kesehatan, Pemerintah Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Pembangunan di Sumsel

Genjot Sektor Pertanian hingga Kesehatan, Pemerintah Ingin Masyarakat Rasakan Manfaat Pembangunan di Sumsel

Regional
Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Gubernur Kaltara Terima Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kemendikbud Ristek

Regional
Jangan Lupakan Mereka yang Mengalami Musibah

Jangan Lupakan Mereka yang Mengalami Musibah

Regional
Pemkot Semarang Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Semua Milik Rakyat

Pemkot Semarang Raih Opini WTP 7 Kali Berturut-turut, Mbak Ita: Semua Milik Rakyat

Regional
Dampingi Pangdam Jaya, Walkot Benyamin Resmikan Dua Koramil Baru di Tangsel

Dampingi Pangdam Jaya, Walkot Benyamin Resmikan Dua Koramil Baru di Tangsel

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com