Bangun Jaringan Radio di Pulau-pulau di Maluku, Dosen Unpatti Dapat Penghargaan Internasional

Kompas.com - 26/05/2014, 05:36 WIB
Wisatawan berperahu di Pantai Sulamadaha di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Pantai ini merupakan salah satu objek wisata favorit di Ternate. Selain perairannya yang tenang, pantai ini juga memiliki keindahan terumbu karang dan ikan. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESWisatawan berperahu di Pantai Sulamadaha di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Pantai ini merupakan salah satu objek wisata favorit di Ternate. Selain perairannya yang tenang, pantai ini juga memiliki keindahan terumbu karang dan ikan.
EditorPalupi Annisa Auliani
AMBON, KOMPAS.com — Dosen Fakultas Teknik Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Joppy Sihasale, menerima penghargaan dari Radio Britania Raya. Penghargaan itu dia terima untuk aktivitasnya di bidang sosial, terutama untuk mengenalkan pulau-pulau di Maluku ke dunia.

"Penghargaan berupa Diamond Certificate untuk kategori IOTA Anctivator baru saya terima beberapa hari lalu setelah terlibat dalam maraton 50 tahun program Islands On The Air (IOTA) yang digelar Radio Society of Great Britain (RSGB)," kata Joppy Sihasale, di Ambon, Minggu (25/5/2014).

Program tersebut digelar mulai 1 Januari 2012 hingga 31 Desember 2013, dalam rangka 50 tahun berdirinya stasiun radio internasional tersebut. Joppy menempati peringkat ketujuh dari 10 penerima penghargaan itu. Para penerima penghargaan berasal dari beragam negara.

Selama dua tahun terakhir, Joppy berkomunikasi dengan ribuan orang di berbagai belahan dunia, dengan membangun jaringan siaran radio di pulau-pulau di Maluku, menggunakan callsign YB8XM. Dia mengunjungi 10 pulau dan gugusan pulau di Maluku dan Maluku Utara, kemudian membangun jaringan komunikasi dari pulau-pulau itu.

Dalam kurun dua tahun, ujar Joppy, dia telah mengunjungi Kepulauan Tanimbar dan Pulau Yamdena di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB); Pulau Babar (Maluku Barat Daya); Pulau Banda, Saparua, dan Seram (Maluku Tengah); Kepulauan Kei (Maluku Tenggara); Pulau Geser dan Gorom (Seram Bagian Timur); serta Kepulauan Sula dan Sanana (Maluku Utara).

Menurut Joppy, ketika dia berada di pulau-pulau tersebut selama tiga hari hingga seminggu, rata-rata, dari satu pulau, dia mampu berkomunikasi dengan 3.000 hingga 4.000 pengguna radio dari berbagai tempat di dunia. "Apa yang saya lakukan selama ini semata untuk mempromosikan Maluku agar diketahui oleh masyarakat internasional," ujar dia.

Informasi yang dibagikannya lewat jaringan radio itu juga beraneka rupa, mulai dari potensi daerah, kondisi alam, hingga lokasi kepulauan, berikut ciri khas dan kehidupan masyarakat setempat. Pada 2013, Joppy juga memenangi kontes IOTA, setelah mampu berkomunikasi dengan 201 radio dari 38 pulau di dunia, dengan hanya menggunakan radio satu band dan satu jaringan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email




Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.