Tertimbun Longsor 32 Hari, Jasad Yasid Ditemukan Masih Utuh

Kompas.com - 21/05/2014, 16:13 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com — Selama 32 hari tertimbun tanah longsor, terhitung sejak Senin 21 April hingga 21 Mei 2014, jasad seorang pencari rumput, Yasid (37), warga Dusun Krajan, Desa Bambang, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ditemukan warga setempat masih utuh.

Suwadi, saksi mata sekaligus warga yang menemukan jasad Yasid menjelaskan, jenazah ditemukan di bawah reruntuhan tanah longsor di bawah lereng Gunung Semeru, Rabu (21/5/2014) siang. Jasad korban ditemukan dalam kondisi utuh.

"Padahal, korban sudah tertimbun tanah longsor selama 32 hari. Seluruh pakaian dan celana yang dikenakan korban masih utuh dan bajunya tidak ada yang robek. Mulai ujung kaki hingga rambut, tidak ada yang terkelupas sedikit pun," cerita Suwadi.

"Kami menemukan bersama satu orang warga yang memang sengaja mencari jasad korban. Karena tim SAR sudah menghentikan pencarian," kata dia.

Saat ditemukan, Suwadi kali pertama melihat kaki Yasid. "Lalu saya gali dan akhirnya memang benar jasad korban. Saat itu, posisi korban dalam kondisi telungkup. Baju dan celana serta tubuhnya masih utuh," ulangnya lagi.

Kondisi jasad Yasid itu pun menjadi perbincangan di kalangan warga sekitar. "Warga di sini heran. Tapi korban itu orangnya memang baik, ramah, dan sabar. Setelah ditemukan, jasadnya langsung dimakamkan tak jauh dari rumahnya," kata Suwadi.

Sementara itu, Camat Wajak Bagus Sulistiawan menambahkan, kondisi jasad Yasid memang ditemukan dalam kondisi utuh. "Iya, tubuhnya masih utuh dan bajunya juga utuh. Padahal sudah terkubur selama 32 hari. Saya juga heran," kata Bagus.

Bagus menyampaikan terima kasih kepada warga setempat yang telah bersedia terus mencari keberadaan jasad korban di reruntuhan tanah longsor itu. "Masyarakat secara mandiri mencari dan menggali tanah longsor secara terus-menerus. Dan akhirnya, jasad korban ketemu meski sudah 32 hari tertimbun longsor," katanya.

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor terjadi pada pertengahan 21 April 2014 lalu. Dua orang tewas tertimbun longsor tersebut. Jasad korban pertama atas nama Prayudi (27). Ia ditemukan anggota tim SAR gabungan beberapa hari setelah kejadian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.