Korupsi, Mantan Ketua DPRD Wonosobo Divonis 4 Tahun Penjara

Kompas.com - 20/05/2014, 18:40 WIB
Ilustrasi Daily MailIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com — Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Idham Chalied dihukum empat tahun penjara. Hakim Pengadilan Tipikor Semarang juga menjatuhkan denda Rp 200 juta atau setara dengan empat bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana dalam dakwaan primer jaksa,” kata hakim ketua Suyadi membacakan amar putusan, Selasa (20/4/2014).

Idham adalah ketua DPRD Wonosobo periode 1999-2004. Dia disidang lantaran tersangkut kasus korupsi dana asuransi kesehatan, tali asih purnabakti DPRD Wonosobo pada akhir jabatannya tahun 2004 lalu.

Jaksa pada Kajaksaan Negeri Wonosobo menilai, terdakwa telah menganggarkan, menyetujui, dan merealisasikan asuransi jiwa. Hal demikian dianggap jaksa bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Wonosobo Nomor 12 tahun 2001 tanggal 29 September 2001 tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah.

Anggaran usulan belanja sebesar Rp 2,25 miliar. Usulan itu masuk ke RAPBD tahun 2004 yang di dalamnya berisi tiga komponen, yakni asuransi kesehatan, dana tali asih, dan purnabakti. Saat menjabat, Idham juga menunjuk dan membuat perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga yakni pihak penyedia asuransi.

Hakim menilai, ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan saat realisasi pembayaran premi. Hakim pun sependapat dengan jaksa bahwa Idham bersalah melanggar ketentuan Pasal 2 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Selain dua pidana tersebut, Idham diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 23,7 juta atau diganti dengan pidana penjara dua bulan.

Atas putusan ini, baik terdakwa maupun jaksa masih belum menentukan sikap. Keduanya masih berpikir-pikir terlebih dahulu.

Hukuman yang dijatuhkan pada Idham ini mempertimbangkan banyak hal. Hal yang meringankan karena terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga, sopan, belum pernah dihukum, dan pernah mengabdikan diri sebagai legislator di DPRD Wonosobo dan DPR RI.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Fakta Perempuan Muda Tewas di Kamar Hotel, Tergeletak di Lantai dan Alami Luka di Kepala

Regional
Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Kasus Sembuh Covid-19 Salatiga Tertinggi di Jateng, Wali Kota Gelar Sayembara

Regional
Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Kenang Sosok Artidjo Alkostar, Haedar Nashir: Sederhana dan Bersahaja

Regional
Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X