Kompas.com - 20/05/2014, 18:34 WIB
|
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com — Selama dua hari berturut-turut, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Samarinda bersama Satpol PP Samarinda menggelar operasi razia yustisi. Dari hasil operasi tersebut, petugas menjaring 65 warga Samarinda yang kedapatan melakukan pelanggaran membuang sampah di luar jam yang ditentukan, yakni mulai jam 6 sore hingga jam 6 pagi.

“Ya, ini sudah sering dilakukan operasi yustisi, tapi masih ada saja ini warga yang membuang sampah di luar jam yang sudah ditentukan. Pasti ada saja yang ketangkap,” kata Nur Salim, Kabid Penyuluhan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Samarinda, Selasa (20/5/2014).

Dijelaskan Nur Salim, sesuai ketentuan Perda Nomor 2 tahun 2011, waktu membuang sampah adalah malam hari mulai jam 18.00 sampai jam 06.00. Di luar jam tersebut, warga akan ditangkap dan diberi hukuman denda sesuai peraturan yang berlaku.

“Ini membuktikan kesadaran warga Samarinda masih kurang. Padahal sudah jelas waktu membuang sampah sudah diatur dalam Perda dan sudah lama sekali disosialisasikan. Tapi setiap operasi yustisi, masih ada saja warga yang terjaring dan ditangkap,” kesalnya.

Dikatakan dia, operasi yustisi tersebut dilakukan di beberapa tempat, yakni kawasan jalan Juanda dan Suryanata, tepatnya kempleks Perumahan Batu Alam Permai, sekitar kawasan SPBU dan Juanda 9.

“Ini operasi yustisi yang pertama sepanjang tahun 2014. Tapi kalau masih kedapatan begini pasti kami akan lakukan penyisiran lagi selama empat hari ke depan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Nur Salim bahkan merencanakan akan terus menggelar operasi yustisi sebanyak 20 kali selama tahun 2014.

“Karena masih banyak warga yang bandel, kami akan terus lakukan oprasi yustisi. Bila dirata-ratakan dengan jumlah hari operasi, maka selama 1 bulan akan dilakukan operasi sebanyak 4 kali dengan 5 kali kegiatan sidang,” sebutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.