Kompas.com - 20/05/2014, 15:04 WIB
Dua Pasangan Suami-Istri pelaku pencurian di rumah Plt Ketua DPRD Jateng saat gelar di Mapolres Semarang, Selasa (20/5/2014). Kompas.com/Nazar NurdinDua Pasangan Suami-Istri pelaku pencurian di rumah Plt Ketua DPRD Jateng saat gelar di Mapolres Semarang, Selasa (20/5/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com — Polisi meringkus dua orang pelaku pencurian uang di rumah pribadi Plt Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setiabudi. Dua pelaku yang ditangkap adalah Muhammad Muhadi dan Ernawati yang merupakan pembantu di rumah tersebut.

Dalam gelar perkara di Mapolres Semarang, Selasa (20/4/2014), kedua pelaku menggasak uang majikannya sebanyak Rp 20 juta dan sejumlah uang dollar AS dalam rentang waktu 5 April-7 April 2014.

Setelah mendapatkan uang, mereka berdua kemudian melarikan diri ke Jakarta. "Keduanya ini adalah pasangan suami istri. Mereka pernah bekerja di rumah Pak Rukma selama 9 bulan," kata Kepala Polretabes Semarang Kombes Djihartono, Selasa (20/5/2014).

Rumah pribadi Rukma berada di Jalan Abdurrahman Saleh, Kota Semarang. Setelah mengetahui uangnya hilang, Rukma baru melapor ke Mapolrestabes Semarang beberapa hari lalu.

Setelah laporan divalidasi, polisi kemudian menerjunkan tim memburu pelaku. Hingga akhirnya pada Selasa, tim menangkap dua orang pelaku, suami istri.

Dari tangan keduanya, tim menyita sejumlah barang bukti beserta bukti penukaran uang asing di perusahaan Kota Semarang. "Uang asing yang berhasil dirupiahkan menjadi Rp 10,2 juta," tambahnya.

Kedua pelaku mengaku terpaksa mencuri lantaran memerlukan uang untuk keperluan sehari-hari dan membiayai seorang anaknya. Secara tak sengaja, di rumah majikannya itu, pelaku melihat ada tiga buah amplop di dalam tas terbuka yang berserakan di sofa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya bersih-bersih gak sengaja kesenggol uang ada uang Rp 20 juta. Kemudian saya ambil. Tapi saya takut, kemudian melarikan diri," kata salah satu tersangka, Ernawati.

Meski telah mencuri, pelaku mengaku kembali ke rumah majikannya kembali untuk meminta maaf. Namun, saat itulah justru dia ditangkap. "Saya ketangkap di rumah Pak Rukma dan berniat menyerahkan diri. Minta maaf," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X