Kompas.com - 17/05/2014, 08:25 WIB
Siswa yang bisa mendaftar adalah siswa yang rekam jejak prestasinya tercatat di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Untuk itu, sekolah yang belum mengisi PDSS dihimbau untuk segera melakukan pengisian www.shutterstock.comSiswa yang bisa mendaftar adalah siswa yang rekam jejak prestasinya tercatat di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Untuk itu, sekolah yang belum mengisi PDSS dihimbau untuk segera melakukan pengisian
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JEMBER, KOMPAS.com - Universitas Negeri Jember, di Jember, Jawa Timur, menyediakan fasilitas khusus bagi mahasiswa baru dari kalangan difabel. Meski beragam jalur untuk kalangan difabel telah dibuka, belum satu pun pendaftar masuk ke universitas ini.

"Jika ada mahasiswa difabel yang lolos seleksi masuk Universitas Jember, maka kami akan menyediakan sarana pendukung bagi aktivitas mereka” ujar pembantu rektor bidang akademik Universitas Jember, Zulfikar, Jumat (16/5/2014).

Menurut Zulfikar, Universitas Jember sebelumnya telah membuka jalur pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) kusus peserta difabel.

“Kami sudah buka jalur pendaftaran SNMPTN kusus peserta difabel secara offline, namun sampai akhir pendaftaran 10 mei lalu, belum ada satupun yang mendaftar,” terang Zulfikar.

Meski jalur SNMPTN telah ditutup, kata Zulfikar, peserta difabel masih bisa mendaftar melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Proses pendaftarannya sudah dibuka sejak 12 Mei 2014 dan akan ditutup pada 6 Juni 2014," ujar dia.

Dalam jalur SBMPTN, peserta difabel yang mendaftar nantinya akan berkompetisi dengan calon mahasiswa nondifabel. Kami tidak melakukan tindakan diskriminasi terhadap seluruh peserta termasuk para difabel yang hendak melanjutkan studinya di Unej,” tegas dia.

Sementara Kepala humas dan protokol Universitas Jember Agung Purwanto mengatakan, pelaksanaan SBMPTN memberikan kesempatan dan waktu yang sama kepada peserta difabel untuk mengikuti seleksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jika memang ada peserta yang mendaftar mereka harus difasilitasi untuk bisa mengikuti ujian,” terang Agus. Sesuai dengan data yang dihimpun dari Universitas Jember, hingga Jumat sore, jumlah peserta yang mendaftar di panitia lokal j Jember sudah mencapai 449 orang.

“Dari 449 orang tersebut, belum ada satu pun dari peserta difabel, padahal kami sudah melakukan melakukan sosialisasi terkait penerimaan calon mahasiswa dari kalangan difabel” imbuh Agung.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Regional
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Regional
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Regional
Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Lewat Sistem Hibah, Pemkab Tanah Bumbu Ajak Perusahaan Dongkrak Penghasilan Daerah

Regional
Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.