Harapan Melambung Bersama 1.000 Lampion Waisak di Candi Borobudur

Kompas.com - 15/05/2014, 11:16 WIB
Garis cahaya berasa dari lampion yang dilepaskan umat Buddha dalam puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/5/2010) malam. Sebelum pelepasan lampion, umat dan para bhiksu melakukan Pradaksina atau mengelilingi candi sebanyak tiga kali. KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYATGaris cahaya berasa dari lampion yang dilepaskan umat Buddha dalam puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/5/2010) malam. Sebelum pelepasan lampion, umat dan para bhiksu melakukan Pradaksina atau mengelilingi candi sebanyak tiga kali.
|
EditorEgidius Patnistik
MAGELANG, KOMPAS.com -- Umat Buddha menerbangkan 1.000 lampion dari pelataran sisi barat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, tepat pukul 02.15.37 WIB, Kamis (15/5/2014). Pelepasan lampion itu sebagai tanda penutupan ritual Tri Suci Waisak 2558 BE/2014 yang dipusatkan di cagar budaya dunia itu.

Menurut kepercayaan umat Buddha, pelepasan lampion yang membubung tinggi ke angkasa merupakan simbol penyampaian doa-doa dan harapan kepada Sang Buddha untuk kebaikan umat pada masa yang akan datang. Lampion yang berwarna kuning keemasan itu merupakan penghantar doa agar dikabulkan Sang Buddha.

Umat begitu khusyuk dalam prosesi ini. Mereka duduk bersila, diam dengan sikap tangan anjali. Suasana sakral terasa saat lampion-lampion dilepaskan ke langit malam berhias bulan purnama yang membulat sempurna.

Menurut Ketua DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), David Herman Jaya, puncak Tri Suci Waisak dirayakan sekali dalam setahun ketika bulan purnama yang terjadi pada bulan Mei atau Purnama Sidhi. “Penentuan ini mungkin mirip seperti penghitungan bulan dalam Islam,” tutur David.

Detik-detik Waisak yang berlangsung hikmat itu diawali dengan semadi para umat Buddha di depan altar utama di sebelah barat Candi Borobudur. Detik-detik Waisak ditandai dengan pemukulan beduk dan genta, kemudian dilakukan pembacaan parita (doa) oleh masing-masing majelis agama Buddha secara bergantian.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pradaksina, yaitu mengelilingi Candi Borobudur sebanyak tiga kali yang dilakukan oleh para biksu dan biksuni. Dalam renungan detik-detik Waisak, Biksu Tadisa Paramita Mahasthaviira mengajak seluruh umat untuk senantiasa menjunjung rasa cinta kasih, persaudaraan, serta mendorong kebaikan. Cinta kasih adalah keinginan untuk membahagiakan makhluk lain dan menyingkirkan kebencian. Cinta kasih yang diajarkan Sang Buddha adalah cinta kasih yang universal.

“Welas kasih harus menggema dan menyebar ke segenap penjuru untuk menetralisir akumulasi kegelisahan umat manusia,” imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hari Raya Tri Suci Waisak merupakan hari yang disucikan dan dimuliakan umat Buddha di seluruh dunia. Hari raya tersebut untuk mengingatkan tiga peristiwa paling penting dalam kehidupan Buddha Siddharta Gautama.

Peristiwa penting pertama adalah kelahiran Pangeran Siddharta di Taman Lumbini tahun 623 SM. Peristiwa penting kedua adalah pencerahan di mana Pangeran Siddharta menjadi Buddha di Bodhgaya pada usia 35 pada tahun 588 SM. Sedangkan yang ketiga adalah wafatnya Buddha Gautama di Kusinara pada usia 80 tahun (543 SM).

“Ketiga peristiwa agung ini memiliki nilai-nilai keutamaan kebenaran Darma yang sangat diyakini dan diagungkan oleh umat Buddha,” kata Pelaksana Tugas Ketua Umum Walubi, Arief Harsono.

Seluruh rangkaian prosesi detik-detik Tri Suci Waisak ini dikuti oleh ribuan umat Buddha dan masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Mereka terlihat bersemangat meski sejak sore hingga malam kawasan Candi Borobudur diguyur hujan lebat.

Wakil Presiden Boediono dan Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hadir pada seremoni menjelang detik-detik Waisak itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.