Kompas.com - 13/05/2014, 21:55 WIB
Wakil Presiden Boediono memegang wayang kulit Puntadewa di rumahnya di Mampang, Jakarta Selatan. Gambar diambil pada Kamis, 21 Mei 2009. Tribunnews/Bian HarnansaWakil Presiden Boediono memegang wayang kulit Puntadewa di rumahnya di Mampang, Jakarta Selatan. Gambar diambil pada Kamis, 21 Mei 2009.
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Boediono dipastikan akan menghadiri upacara detik-detik Hari Raya Waisak 2558 BE/2014 di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (14/5/2014) malam.

Ketua DPW Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah, David Herman Jaya mengatakan, rombongan wakil presiden direncanakan akan berangkat dari Yogyakarta menuju Taman Lumbini Candi Borobudur sekitar pukul 19.00 WIB.

"Rencana awal Presiden Susilo bambang Yudhoyono yang akan hadir, namun karena beliau tidak bisa, maka diwakilkan Wapres Boediono," ujar David seusai upacara penyemayaman air dan api dharma di Candi Mendut, Selasa (13/5/2014) malam.

Pria yang akrab disapa Wanking itu memaparkan, selain Wapres Boediono, beberapa pejabat juga rencananya akan hadir dalam upacara menjelang detik-detik Tri Suci Waisak. Mereka di antaranta Dirjen Bimas Kementerian Agama RI, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta jajarannya, Forum pimpinan daerah Kabupaten Magelang dan sebagainya.

"Tahun lalu para pejabat mengikuti pertemuan terlebih dahulu di gedung sebelum seremonial. Tapi tahun ini di dipersingkat, semua kegiatan pejabat dan umat disatukan di Taman Lumbini, pelataran Candi Borobudur," papar David.

Sementara itu, pengelola Borobudur akan memperketat keamanan terkait kedatangan Wapres itu. Ratusan polisi bersama aparat TNI dan petugas keamanan Borobudur sudah terlihat melakukan pengamanan sejak Selasa siang.

Wakapolres Magelang, Kompol Yuyun Arief menyebutkan, pihaknya telah mengerahkan 1.400 personel untuk mengamankan prosesi Waisak. Mereka ditempatkan di sejumlah titik di sekitar Candi Mendut, Candi Borobudur hingga zona I di Taman Lumbini pelataran candi peninggalan raja-raja abad VIII itu.

"Untuk menuju lokasi pembukaan menjelang detik-detik Waisak, para tamu akan melalui beberapa pendeteksi logam (metal detector). Kami akan bekerja demi kelancaran prosesi ibadah umat Buddha di Candi Borobudur," ujar Yuyun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.