Wisnu: Tolak Penutupan Dolly adalah Konsep PDI-P

Kompas.com - 13/05/2014, 20:41 WIB
Ratusan PSK yang biasa beroperasi di kawasan lokalisasi Dolly dan warga menggelar Pengajian Sangune Ramadhan di persimpangan Jl Putat Jaya dan gang Dolly, Rabu (26/6/2013). 
SURYA/Ahmad Zaimul HaqRatusan PSK yang biasa beroperasi di kawasan lokalisasi Dolly dan warga menggelar Pengajian Sangune Ramadhan di persimpangan Jl Putat Jaya dan gang Dolly, Rabu (26/6/2013).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com
 — Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana menyatakan, penolakan penutupan Gang Dolly pada 19 Juni mendatang bukanlah karena kepentingan pribadi.

Menurut dia, penolakan itu merupakan konsep PDI-P dalam melihat realitas sosial prostitusi di lokalisasi Dolly. Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya itu mengatakan, sejak Surabaya dipimpin Bambang Dwi Hartono (Wali Kota sebelum Tri Rismaharini), PDI-P tidak pernah memiliki rencana menutup Dolly.

"Kami tidak pernah memiliki rencana menutup Dolly, yang ada hanya pembatasan PSK dan pembatasan aktivitas prostitusi," katanya, Selasa (13/5/2014) sore.

Wisnu mengatakan, PDI-P sebagai partai yang berbasis "wong cilik" sangat sadar, secara ekonomi puluhan ribu warga sudah sangat bergantung pada aktivitas lokalisasi di Dolly. Fakta itu sudah berlangsung puluhan tahun sejak Dolly ada sekitar tahun 1966.

Karena itu, pihaknya atas nama partai menolak penutupan Dolly sampai ada konsep paling baik bagi warga sekitar dan para PSK sekaligus mucikarinya. Dia mengapresiasi upaya Pemkot Surabaya memberikan pelatihan dan pesangon bagi PSK dan mucikari.

"Tapi, itu hanya solusi sementara, siapa yang menjamin jika usaha mereka akan berkembang dan mereka bisa terus hidup," ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang juga diusung PDI-P, tetap ngotot akan menutup Dolly apa pun rintangannya. Dia akan menyulap lokalisasi Dolly menjadi sentra ekonomi yang terintegrasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ribuan Buruh di Jabar Kena PHK Selama Pandemi Virus Corona

Ribuan Buruh di Jabar Kena PHK Selama Pandemi Virus Corona

Regional
Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh Terus Bertambah, Pemkot Semarang Optimis Lawan Pandemi Ini

Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh Terus Bertambah, Pemkot Semarang Optimis Lawan Pandemi Ini

Regional
Kisah Haru Mulyono, Driver Ojol Asal Banyumas yang Ditipu Penumpang: Seandainya Saya Bisa Menangis

Kisah Haru Mulyono, Driver Ojol Asal Banyumas yang Ditipu Penumpang: Seandainya Saya Bisa Menangis

Regional
Asrama Pemkot Banjarmasin Jadi Tempat Karantina Pasien Covid 19, Warga Menolak dan Blokir Jalan

Asrama Pemkot Banjarmasin Jadi Tempat Karantina Pasien Covid 19, Warga Menolak dan Blokir Jalan

Regional
Resep Ajudan Wagub Sumut Sembuh dari Covid-19: Doa, Makan Telur Rebus, Berjemur Tiap Jam 8 Pagi

Resep Ajudan Wagub Sumut Sembuh dari Covid-19: Doa, Makan Telur Rebus, Berjemur Tiap Jam 8 Pagi

Regional
Pulang dari Jakarta, Eva Yolanda LIDA Lakukan Karantina 14 Hari di Rumah

Pulang dari Jakarta, Eva Yolanda LIDA Lakukan Karantina 14 Hari di Rumah

Regional
Sedang Menyiangi Rumput, Tiba-tiba Sang Istri Terperosok ke Lubang Diduga Sinkhole

Sedang Menyiangi Rumput, Tiba-tiba Sang Istri Terperosok ke Lubang Diduga Sinkhole

Regional
Dua Peserta Meninggal, Gubernur Kalbar Minta Semua Jemaah Sajadah Fajar Diuji Rapid Test

Dua Peserta Meninggal, Gubernur Kalbar Minta Semua Jemaah Sajadah Fajar Diuji Rapid Test

Regional
Empat Warga Kalbar Tersangka Hoaks Corona, Terancam 10 Tahun Penjara

Empat Warga Kalbar Tersangka Hoaks Corona, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Pasien Positif Corona Betah di Kamar Isolasi, Bantu Petugas Mengepel dan Pesan Makanan Online

Pasien Positif Corona Betah di Kamar Isolasi, Bantu Petugas Mengepel dan Pesan Makanan Online

Regional
Viral Aksi Gadis Cilik Berpantun Bahasa Lampung Ajak Perang Lawan Corona, Sindir Anak Muda yang Masih Suka Kumpul-kumpul

Viral Aksi Gadis Cilik Berpantun Bahasa Lampung Ajak Perang Lawan Corona, Sindir Anak Muda yang Masih Suka Kumpul-kumpul

Regional
Cemburu, Pengembala Itik Bunuh Istri Siri, Mayat Dimasukkan Karung dan Dihanyutkan ke Sungai

Cemburu, Pengembala Itik Bunuh Istri Siri, Mayat Dimasukkan Karung dan Dihanyutkan ke Sungai

Regional
3 Kru KM Lambelu Terindikasi Positif Covid-19, Pemda Hanya Karantina Penumpang asal Sikka

3 Kru KM Lambelu Terindikasi Positif Covid-19, Pemda Hanya Karantina Penumpang asal Sikka

Regional
Fakta KM Lambelu Dilarang Bersandar, 3 Kru Terindikasi Positif Corona dan Penumpang Lompat ke Laut

Fakta KM Lambelu Dilarang Bersandar, 3 Kru Terindikasi Positif Corona dan Penumpang Lompat ke Laut

Regional
Fakta Kelompok Sajadah Fajar di Kalbar, Diundang Bupati  dan 1 Peserta Meninggal Positif Covid-19

Fakta Kelompok Sajadah Fajar di Kalbar, Diundang Bupati dan 1 Peserta Meninggal Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X