Kompas.com - 13/05/2014, 19:32 WIB
|
EditorCaroline Damanik
BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung memanggil PT Unilever Indonesia terkait penyelenggaraan bagi-bagi es krim Wall's gratis di Balai Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Kepala Bagian Umum dan Peralatan Sekda Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan sebagian rumput di taman Balaikota Bandung rusak akibat acara tersebut.

Pasalnya, setelah dievaluasi, pengunjung acara bagi-bagi es krim gratis tersebut ternyata jauh melebihi kuota yang dilaporkan dalam permohonan izin pertama kali. Namun, lanjutnya, Unilever sudah datang untuk meminta maaf dan mengganti kerusakan.

"Alhamdulillah mereka ada permohonan maaf dan akan mengganti kerusakan-kerusakan taman yang terinjak-injak karena massa juga tidak terkendali," kata Ronny di Balai Kota Bandung, Selasa (13/5/2014).

Ronny menambahkan, kerusakan Taman Balai Kota Bandung diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

"Perkiraan mencapai Rp 25 juta sampai Rp 30 juta. Dari Unilever sudah merespon. Tidak minta uang tunai, yang penting taman kembali utuh," tuturnya.

Berkaca dari kejadian tersebut, Pemkot Bandung menyatakan tidak akan memberikan izin penggunaan Balai Kota Bandung untuk kegiatan yang melibatkan massa yang sifatnya masif.

"Acara dengan massa banyak akan kita alihkan di Tegalega," ujarnya.

Saat dihubungi terpisah, perwakilan PT Unilever Indonesia yang juga menjabat sebagai Area Sales Manager Wall's Ice Cream Bandung, Randolf Simangunsong, membenarkan pertemuan tersebut. Menurutnya, PT Unilever Indonesia tidak keberatan untuk memperbaiki taman yang rusak.

"Kita tidak keberatan dengan angka yang diajukan. Kita akan tanggung jawab seluruh kerusakan," ujarnya.

Randolf menambahkan, sebelum dipanggil oleh Pemkot Bandung, PT Unilever Indonesia sudah menyadari konsekuensi yang akan dihadapi.

"Sebenarnya tidak ada komplain dari Pemkot, kita proaktif untuk memberikan solusi," pungkasnya.

Sesuai dengan keinginan Pemkot Bandung, bentuk tanggungjawab yang akan diberikan PT Unilever Indonesia tidak akan berbentuk uang tunai melainkan dengan normalisasi kembali taman Balai Kota Bandung.

Sebelumnya diberitakan, aksi bagi-bagi es krim serupa yang dilakukan di Surabaya juga menyebabkan Taman Bungkul dan sejumlah jalur hijau di kawasan itu rusak. Akibatnya, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengamuk.

Hari itu juga, Risma menginstruksikan jajarannya untuk memperbaiki taman yang rusak. Kerugian akibat kerusakan taman di Surabaya diprediksi mencapai Rp 1 miliar.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.