Kompas.com - 09/05/2014, 14:00 WIB
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, membagikan kartu tanda pengenal khusus kepada sekira 1000 Pedagang Kaki Lima  (PKL) di Gor Koni Kota Bandung, Jumat (9/5/2014). Kartu khusus PKL tersebut dibagikan hanya untuk pedagang yang memiliki KTP Bandung. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, membagikan kartu tanda pengenal khusus kepada sekira 1000 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Gor Koni Kota Bandung, Jumat (9/5/2014). Kartu khusus PKL tersebut dibagikan hanya untuk pedagang yang memiliki KTP Bandung.
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com -- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membagikan kartu tanda pengenal khusus kepada sekitar 1.000 pedagang kaki lima (PKL) di GOR KONI Kota Bandung, Jumat (9/5/2014). Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, kartu khusus PKL tersebut dibagikan hanya untuk pedagang yang memiliki KTP Bandung.

"Ada sekitar 1.800-an kartu PKL yang diberikan dari 20 kecamatan," kata Emil seusai pembagian kartu PKL, Jumat siang.

Emil menambahkan, dari 19.647 PKL yang berdagang di Kota Bandung, hanya sekitar 12.600 PKL yang memiliki KTP Bandung. Artinya, masih ada sisa sekitar 10.200 PKL ber-KTP Bandung yang belum memiliki kartu PKL. Manfaat yang bisa didapatkan oleh pemegang kartu PKL, kata Emil, adalah memberikan prioritas utama dalam program-program Pemerintah Kota Bandung yang pro terhadap PKL.

"Kalau saya buka program kredit, saya tahu mesti ke siapa. Kita buka kios-kios di pasar yang baru, kita tahu ke siapa. Yang KTP Bandung didahulukan. Kita akan dahulukan yang memiliki kartu PKL warga Kota Bandung," ujarnya.

Namun demikian, Emil tidak akan melupakan PKL yang bukan warga Bandung. Menurut dia, setelah semua PKL Kota Bandung terakomodasi, PKL non-Bandung baru bisa menikmati fasilitas yang disediakan Pemkot Bandung, terutama urusan lapak.

"Kalau masih ada sisa ruang-ruang yang memungkinkan, baru kita berikan kepada pedagang non-Bandung," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.