Amankan Pilpres, 35.000 Personel TNI AD Akan Dikerahkan

Kompas.com - 09/05/2014, 13:09 WIB
Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman kompas.com/dani prabowoKepala Staf TNI AD Jenderal Budiman
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com — Sekitar 35.000 personel prajurit TNI AD akan dikerahkan guna mengamankan pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Mereka akan diperbantukan (BKO) ke kepolisian yang bertugas menjaga kemanan sebelum dan sesudah pelaksanaan Pilpres pada Juli mendatang.

“TNI AD akan membantu kepolisian dalam menjaga keamanan selama Pilpres. Kita akan siapkan aparat teritorial, mulai dari Babinsa, Koramil, Korem, Kodim, hingga Kodam,” ujar KSAD TNI Jenderal Budiman, di sela-sela kunjungan kerja di Akademi Militer (Akmil) Kota Magelang, Jumat (9/5/2014).

Budiman mengatakan, semua prajurit akan disebar di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka dituntut untuk terus mengawal penyelenggaran pesta demokrasi serta melakukan pengawasan terhadap titik rawan yang dapat mengacaukan pelaksanaan pilpres.

“Semua wilayah menjadi prioritas pengamanan karena semua berpotensi terjadi kekacauan dengan tingkat kerawanan masing-masing. Di Papua misalnya rawan dengan gerakan pengacau keamanan dan sebagainya,” kata Budiman.

Menurutnya, pengamanan telah dilakukan sejak pelaksanaan pemilihan anggota legislatif (Pileg) April 2014 lalu. Selanjutnya, pengamanan akan dilakukan menjelang Pilpres sampai pemungutan suara dan ketika kondisi sudah benar-benar kondusif. Tindakan ini sebagai tanggung jawab prajurit demi keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

“Yang pasti, kita sebagai prajurit TNI AD harus netral. Kita akan bantu kepolisian dengan seoptimal mungkin dan semampu kita bekerja demi menjaga pemilu yang luber dan jurdil,” tutup Budiman.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Pemkot Probolinggo: Pesan Berantai Wakil Wali Kota Meninggal Hoaks

Regional
Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Gara-gara Menangis Ditinggal Masak Ibunya, Bocah 2 Tahun Dianiaya Ayah hingga Tangannya Patah

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Libur Panjang Akhir Oktober Dituding Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19 di Jateng

Regional
Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Gigi Bangkai Paus yang Terdampar di Bali Hilang, KKP: Seluruh Tubuh Paus Tak Boleh Dimanfaatkan

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Ketua FPI Pekanbaru dan Satu Anggotanya Diperiksa Polisi, Ini Penyebabnya

Regional
UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

UMK 2021 Kepri Ditetapkan, Tertinggi di Batam, Terendah di Tanjungpinang

Regional
Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Usai Acara Tur ke Bromo, 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19

Regional
KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

KPK Ajukan 600 Izin Penyadapan, buat Pantau Pilkada hingga Anggaran Covid-19

Regional
Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Dipanggil Polda Jabar soal Rizieq Shihab, Bupati Bogor Ade Yasin: Saya Sakit...

Regional
Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Dinkes Salatiga Sebut Penambahan Kasus Covid-19 karena Gencar Tracing Kontak

Regional
Kapolsek di Sulut Sampai Ikut Makamkan Pasien Reaktif Rapid Test yang Ditolak Warga

Kapolsek di Sulut Sampai Ikut Makamkan Pasien Reaktif Rapid Test yang Ditolak Warga

Regional
Warga Papua Nugini Diduga Dalang Kaburnya 14 Tahanan di Polresta Jayapura

Warga Papua Nugini Diduga Dalang Kaburnya 14 Tahanan di Polresta Jayapura

Regional
Ayah Patahkan Tangan Anak 2 Tahun, gara-gara Korban Rewel Ganggu Tidur

Ayah Patahkan Tangan Anak 2 Tahun, gara-gara Korban Rewel Ganggu Tidur

Regional
Plengsengan Jembatan Kedung Kandang Malang Ambrol, Anggota DPRD: Langganan Longsor

Plengsengan Jembatan Kedung Kandang Malang Ambrol, Anggota DPRD: Langganan Longsor

Regional
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Ganjar Usul Libur Bersama Akhir Tahun Ditiadakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X