Mantan Rektor UIN Malang Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi

Kompas.com - 08/05/2014, 17:35 WIB
|
EditorCaroline Damanik
MALANG, KOMPAS.com - Kejaksaan negeri (Kejari) Kota Malang, Jawa Timur, menetapkan mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang, Imam Suprayogo, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan kampus II UIN di wilayah Kota Batu. Menurut Kepala kejaksaan (Kajari) Kota Malang Munasim, Imam Suprayogo ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat kejaksaan negeri No 31/O.5.11/FD.1/05/20014 tanggal 8 Mei 2014.

"Saudara Imam Suprayogo ditetapkan sebagai tersangka setelah kita memeriksa tujuh saksi dan beberapa dokumen surat yang terkait dengan kasus pengadaan pembelian lahan untuk kampus II UIN Malang," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Kamis (8/5/2014).

Dari hasil pemeriksaan, Imam Suprayogo dianggap telah terbukti melakukan tindakan formal dalam pengadaan tanah untuk Kampus II UIN. Selain itu, keterangan saksi dan dokumentasi yang juga mendukung keterlibatannya.

"Karena posisinya saat itu, ia sebagai Rektor sekaligus Ex-Officio kuasa pengguna anggaran," tegas Munasim.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Imam Suprayogo juga sempat menjadi saksi dalam penanganan kasus korupsi yang sama, dengan tersangka Jamalul Lail Yunus dan Samsul Huda.

"Saudara Imam Suprayogo telah melakukan tindakan turut serta bersama Jamalul Lail, Samsul Hadi dan komplotannya itu dalam penganggaran dana pengadaan tanah itu," ungkapnya.

Imam Suprayogo, lanjut Munasim, dijerat dengan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3, pasal 8, pasal 9 Junto pasal 18 UU 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP 20 tahun dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Pihak kejaksaan, kini sudah menyiapkan tim penyidik dan akan segera dibuatkan sprindik baru, guna jadwal pemeriksaan lebih lanjut kepada tersangka.

Korupsi dalam pengadaan lahan kampus II UIN Malang yang berlokasi di Kota Batu itu merugikan negara mencapai milaran rupiah. Berdasarkan hasil pemeriksaan Kejari pada tahun 2008, dalam kasus itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp 6,6 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Regional
DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

Regional
Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Regional
Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X