LSM Aceh: Meski Berzina, Korban Perkosaan Jangan Dipojokkan

Kompas.com - 08/05/2014, 16:31 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Nursiti, Ketua Presidium Balai Syura Inong Aceh, menyatakan tidak mempersoalkan ancaman hukum cambuk terhadap janda warga Kota Langsa, Aceh, yang diperkosa 8 orang setelah dituduh berzina dengan pria beristri di rumahnya pada Kamis (1/5/2014) lalu.
 
"Untuk menghukum seseorang kan harus melalui proses pengadilan. Pernyataan ancaman cambuk terhadap korban perkosaan itu saya nilai tidak pada tempatnya karena, untuk mencambuk seseorang, harus melalui proses putusan mahkamah syariah," katanya.

Kepada Kompas.com, Nursiti mengatakan, negara semestinya memberikan perlindungan terhadap perempuan yang menjadi korban perkosaan oleh delapan orang tersebut. Sebab, korban mengalami kehancuran, baik mental maupun fisiknya.

"Pastinya perempuan itu korban perkosaan, jadi dia butuh waktu untuk masa pemulihan mental dan fisik. Jadi, jangan hanya perempuan itu saja yang terus dipojokkan," katanya.

Aktivis perempuan Aceh ini juga berharap, polisi segera menangkap 5 pelaku pemerkosa yang masih buron dan memberikan hukuman kepada mereka secepatnya sehingga ini menjadi kasus perkosaan terakhir di Kota Langsa.

Berzina lalu diperkosa 8 orang

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 8 pria menggerebek kediaman seorang perempuan berusia 25 tahun di Langsa, Aceh Timur, karena ketahuan tidur dengan seorang pria yang telah beristri.

Tak hanya menggerebek rumah itu, kedelapan pria tersebut juga memerkosa janda itu dan memukuli pria yang tidur dengan perempuan tersebut.

Selanjutnya, kedelapan pria itu menyiram kedua orang tersebut dengan air selokan, lalu menggelandang keduanya ke kantor polisi syariah setempat.

Kepala Kantor Hukum Syariah Langsa Ibrahim Latif mengatakan, perempuan itu dan selingkuhannya akan dijatuhi hukuman cambuk sembilan kali di hadapan publik akibat perbuatan mereka.

"Kami akan mencambuk keduanya karena melanggar syariah, khususnya berbuat zina," kata Ibrahim.

Ibrahim menambahkan, kedelapan orang yang memerkosa perempuan itu juga akan dijatuhi hukuman sesuai dengan perbuatan mereka.

Sejauh ini, polisi sudah menahan tiga tersangka pemerkosaan, termasuk seorang anak berusia 13 tahun. Sementara itu, lima lainnya masih buron.


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berawal dari Kenal di Facebook, Ibu Muda di Solok Selatan Diperas Pacar Rp 42 Juta, Korban Diancam Foto Bugil

Berawal dari Kenal di Facebook, Ibu Muda di Solok Selatan Diperas Pacar Rp 42 Juta, Korban Diancam Foto Bugil

Regional
Terus Bertambah, Hari Ini 6 Pasien Positif Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Dinyatakan Sembuh

Terus Bertambah, Hari Ini 6 Pasien Positif Covid-19 di RSUP Haji Adam Malik Dinyatakan Sembuh

Regional
Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Sempat Lompat ke Laut, 5 Penumpang Kembali Naiki Kapal Setelah KM Lambelu Diizinkan Bersandar

Regional
Pria Pemeras Pacar hingga Rp 42 Juta di Sumbar Juga Ancam Sebar Foto Bugil Wanita Lain di Palembang, Korban Rugi Rp 80 Juta

Pria Pemeras Pacar hingga Rp 42 Juta di Sumbar Juga Ancam Sebar Foto Bugil Wanita Lain di Palembang, Korban Rugi Rp 80 Juta

Regional
Pasien Positif Covid-19 di DIY Bertambah Satu Orang

Pasien Positif Covid-19 di DIY Bertambah Satu Orang

Regional
Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Kisah Ajudan Wagub Sumut Terpapar Covid-19, Pulang dari Jakarta, Syok Saat Dinyatakan Positif Corona

Regional
Dalam Sehari, 2 PDP Covid-19 di Sidoarjo Meninggal

Dalam Sehari, 2 PDP Covid-19 di Sidoarjo Meninggal

Regional
Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Regional
Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Ditangkap Usai Jambret Ponsel Milik Bocah, Pelaku Ini Mengaku Baru Pendalaman

Regional
Sebanyak 125 Warga Binaan Rutan Malendeng Manado Jalani Asimilasi di Rumah

Sebanyak 125 Warga Binaan Rutan Malendeng Manado Jalani Asimilasi di Rumah

Regional
Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Update Kabar Baik Corona di Lampung, 7 dari 16 Pasien Positif Dinyatakan Sembuh

Regional
Gubernur Banten Minta Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel Segera Lakukan PSBB

Gubernur Banten Minta Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangsel Segera Lakukan PSBB

Regional
Sebanyak 1.222 Karyawan di Banyumas Dirumahkan, Diusulkan Dapat Bantuan

Sebanyak 1.222 Karyawan di Banyumas Dirumahkan, Diusulkan Dapat Bantuan

Regional
Walau Pasien Positif Corona 53 Orang Per 7 April, Sumut Belum Ajukan PSBB

Walau Pasien Positif Corona 53 Orang Per 7 April, Sumut Belum Ajukan PSBB

Regional
Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X