Diduga karena Ada yang Bakar Sampah, Rumah Sidik Ikut Jadi Abu

Kompas.com - 07/05/2014, 14:09 WIB
Rumah Abu Bakar Sidik (65) dijalan Poros Kebon Agung, RT 03 nomor 55, Kelurahan Lempake Samarinda Utara, hangus terbakar diduga karena salah seorang keluarganya membakar sampah di halaman belakang rumah, Selasa (6/5/2014) jam 11 malam. Tribunkaltim/NevriantoRumah Abu Bakar Sidik (65) dijalan Poros Kebon Agung, RT 03 nomor 55, Kelurahan Lempake Samarinda Utara, hangus terbakar diduga karena salah seorang keluarganya membakar sampah di halaman belakang rumah, Selasa (6/5/2014) jam 11 malam.
EditorCaroline Damanik

SAMARINDA, KOMPAS.com - Membakar sampah seharusnya dilakukan dengan sangat hati-hati. Jika lalai, rumah bisa hangus terbakar. Seperti yang terjadi pada rumah Abu Bakar Sidik (65), Jalan Poros Kebon Agung, RT 03 nomor 55, Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, Kalimantan Timur.

Rumah yang dihuni Sidik bersama anak dan cucunya, hangus terbakar diduga karena seseorang di antara mereka membakar sampah di halaman belakang rumah, Selasa (6/5/2014) pukul 23.00 WIB.

Abu bakar yang ditemui tak jauh dari lokasi kejadian mengaku, dirinya saat itu sudah tertidur pulas. Tiba-tiba, terdengar keluarganya berteriak memberitahukan ada kobaran api. Sontak ia membangunkan istri dan mengajaknya keluar meninggalkan rumah yang berbahan kayu tersebut.

"Saya langsung membangunkan istri, Sriyatun (50), termasuk anak dan seorang cucu semuanya berjumlah 5 orang. Habis semua barang, saya tidak sempat menyelamatkan harta apa pun," ujar Abu Bakar, Rabu (7/5/2014).

Seorang kerabat yang tinggal tak jauh dari rumah Abu Bakar, Hariyanto (31), mengakui kebakaran itu besar diduga karena pembakaran sampah.

"Ada yang membakar sampah di belakang rumah, api membesar, terus merembet ke rumah keluarga saya itu," terangnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X