Gagal Jadi Anggota Dewan, Abdul Ditolak Kembali Jadi Kades

Kompas.com - 07/05/2014, 09:06 WIB
Gagal jadi anggota dewan, mantan kades yang mengundurkan diri jadi kades karena mencalonkan diri jadi caleg pada pemilu 9 April 2014 ditolak warga kembali jadi kepala desa. KOMPAS.ComGagal jadi anggota dewan, mantan kades yang mengundurkan diri jadi kades karena mencalonkan diri jadi caleg pada pemilu 9 April 2014 ditolak warga kembali jadi kepala desa.
|
EditorGlori K. Wadrianto
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Gagal menjadi wakil rakyat dalam pemilu yang baru lalu, Abdul Salam, mantan Kepala Desa Tapango, Polewali Mandar yang mengundurkan diri dari jabatannya karena menjadi caleg, kini ditolak warga saat mau kembali menjadi kepala desa.

Warga menilai, PJS Kades Ibrahim yang menggantikan Abdul tidak bisa diganti sebelum masa jabatannya berakhir pada pemilihan kepala desa berikutnya. Hal itu sesuai SK Bupati Polewali Mandar Nomor: KPTS/141.1/801/HUK.

Penolakan warga ini terjadi saat ada sebuah pertemuan pada Selasa sore (6/5/2014). Pertemuan di baai desa setempat itu diwarnai aksi demo karena dinilai sebagai usaha untuk mengembalikan Abdul ke jabatannya sebagai Kades.

Surung, salah satu tokoh pemuda Tapango menegaskan, Abdul seharusnya tidak lagi masuk dalam struktur pemerintahan desa dari sisa waktu masa jabatan yang ditinggalkannya.

Menurut Surung, jika Camat dan Ketua BPD Fajaruddin berupaya mengembalikannya, maka sama artinya dengan "menginjak-injak" SK Bupati yang telah memberhentikan yang bersangkutan dari jabatannya.

“Mestinya Abdul Salam menghormati aturan, bukan berusaha menjadi Kades lagi. Tapi, menunggu masa pemilihan desa kembali, dan ikut berkompetisi kembali apakah dipilih atau tidak tergantung masyarakat,” ujar Surung.

Berbeda dengan pandangan Surung, Abdul yang datang dalam pertemuan di balai desa itu mengaku, dia tak berkehendak untuk kembali menjadi kepala desa. Namun, desakan warga yang memaksanya untuk memegang jabatan itu.

“Ini kan permintaan masyarakat agar saya kembali jadi Kades,” ujar mantan Caleg Partai Golkar ini. 

Pada bagian lain,  Surat Edaran Pemdes dijadikan dasar bagi kembalinya Abdul memegang jabatan kades. Namun, menurut warga hal itu tak bisa dijadikan acuan untuk mengganti PJS kades yang tetah ditetapkan melalui SK Bupati, sampai masa jabatannya berakhir 2015.

Camat Tapango, Umar dan Ketua BPD, Fajaruddin yang memimpin rapat tampaknya berkeras untuk memaksakan agar PJS kades Tapango segera dipilih ulang.  “Saya hanya melaksanakan kehendak masyarakat,” kilah Fajaruddin.

Sementara itu, Ketua KPUD Polewali Mandar Muhammad Daniel menyatakan Abdul Salam telah mengundurkan diri dari jabatannya sejak mencalonkan diri jadi caleg. Hal itu dibuktikan dengan SK pengunduran diri yang ditandatangani Bupati.

Sehingga, jika yang bersangkutan tetap berusaha kembali jadi kades, itu artinya sama saja menganggap SK Pemberhentian dan Pengangkatan PJS Kades Tapangi sebagai SK "abal-abal".

Akhirnya, pemilihan kepala desa yang semula akan diputuskan dalam pertemuan di balai desa tersebut pun batal. Warga tetap berkeras bahwa PJS kades akan menjabat hingga akhir masa jabatan. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X