8 Bulan Koma akibat Disiksa di Taiwan, TKW Sihatul Dipulangkan

Kompas.com - 07/05/2014, 08:31 WIB
Serah terima pihak Sihatul dari Kamar Dagang Ekonomi Indonesia di Taiwan ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi iraa Rachmawati/Kompas.com/BanyuwangiSerah terima pihak Sihatul dari Kamar Dagang Ekonomi Indonesia di Taiwan ke Pemerintah Kabupaten Banyuwangi
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Keinginan keluarga agar Sihatul Alfiyah (25), tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, yang koma di Taiwan untuk pulang ke Tanah Air akhirnya terkabulkan.

Perempuan yang koma sejak 22 September 2013 karena disiksa majikannya akhirnya tiba di Banyuwangi, Rabu (7/5/2014) jam 04.30 dini hari, dan langsung dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan.

Alam Sudrajat, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi, menjelaskan, Sihatul diterbangkan dari Taiwan pada Selasa (6/5/2014) sekitar jam 17.00 waktu setempat dan sampai di Bandara Juanda jam 23.00 wib.

"Saat tiba di Surabaya, Sihatul sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk melihat kondisinya apakah bisa melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi menggunakan ambulans. Alhamdulilah setelah dicek kondisinya stabil," kata Alam.

Kepulangan Sihatul didampingi satu dokter dan dua perawat dari Rumah Sakit Taiwan, serta perwakilan Kamar Dagang dan Ekonomi perwakilan Indonesia di Taiwan. "Termasuk juga ada perwakilan dari BNP2 TKI, dan juga agent baik dari Taiwan dan juga PT yang memberangkatkan dari Indonesia," katanya.

Alam juga mengatakan, Sihatul akan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan dengan pengawasan enam dokter spesialis dan 10 perawat.

"Nanti mereka akan bergantian memeriksa kondisi Sihatul. Semoga saja kondisinya semakin membaik setelah pulang ke Banyuwangi karena dekat dengan keluarga," tegasnya.

Sihatul berangkat ke Taiwan dan bekerja dipeternakan sapi perah di Tainan City. Ia harus mengurus 300 ekor sapi perah seorang diri mulai pukul 03.00 hingga pukul 22.00 waktu setempat.

Sihatul sempat di rawat di Chi Mei Medical Center di Liouying Taiwan lalu dipindahkan ke Panti Jompo di Min An Road Distrik Baihe Kota Tainan. Dari pemeriksaan kesehatan sempat ditemukan luka benturan di bagian kepala Sihatul akibat benda tumpul.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X