SPSI Diminta Transparan soal Pemotongan Gaji Buruh

Kompas.com - 02/05/2014, 16:58 WIB
Pemilik Perusahaan PT Indonesian Tobacco, Djonny Saksono saat jumpa pers, di Hotel Santika, Kota Malang, Jumat (2/5/2014). KOMPAS.com/Yatimul AinunPemilik Perusahaan PT Indonesian Tobacco, Djonny Saksono saat jumpa pers, di Hotel Santika, Kota Malang, Jumat (2/5/2014).
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com
 — Ratusan buruh di PT Indonesia Tobacco di Malang, Jawa Timur, mendesak Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang ada di perusahaan tembakau iris itu untuk mempertanggungjawabkan keuangan yang diambil dari pemotongan gaji buruh senilai Rp 5.000 per bulan.

Tuntutan buruh tersebut disampaikan perwakilan PT Indonesian Tobacco dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Santika, Kota Malang, Jumat (2/5/2014).

"Kami hanya diminta oleh para buruh yang ada di PT Indonesian Tobacco untuk mendesak pihak SPSI segera mempertanggungjawabkan dana yang ditarik dari buruh melalui pemotongan gaji buruh setiap bulannya senilai Rp 5.000," jelas Djonny Saksono, pemilik PT Indonesian Tobacco.

Djonny menjelaskan, sejak 2007 lalu, SPSI meminta perusahaan membantu pemotongan gaji buruh anggota SPSI senilai Rp 5.000 per orang. Lalu perusahaan pun menyanggupinya.

"Sejak itu perusahaan membantu SPSI melakukan pemotongan gaji buruh. Pada empat tahun terakhir, buruh meminta transparansi penggunaan dana tersebut pada SPSI," katanya.

Namun katanya, hingga Maret 2014, pihak SPSI tak juga memberikan laporan soal transparansi dana tersebut. "Akhirnya buruh meminta bantuan dan mengadu ke perusahaan, bagaimana mendorong SPSI melaporkan kondisi dana itu. Tapi juga tak digubris oleh pengurus SPSI," aku Djonny.

Karena perusahaan terus didesak oleh para buruh, perusahaan menggelar pemungutan suara. Sebanyak 272 dari 400 buruh yang ada mendukung transparansi pihak SPSI. "Sebanyak 60 buruh tidak memberikan suaranya," katanya.

Setelah pemungutan suara, pihak perusahaan yang mendapat mandat dari buruh memanggil pengurus SPSI untuk diminta penjelasan soal dana pemotongan gaji buruh.

"Perusahaan juga sudah menetapkan untuk tidak memotong gaji lagi dari buruh senilai Rp 5.000 sejak April. Karena tanggung jawabnya berat," kata Djonny.

Setelah proses tersebut, pihak SPSI malah mengirim surat kepada perusahaan berisi ancaman demo ke perusahaan pada 7 Mei mendatang. "Ada lima tuntutan dalam demo nantinya. Di antaranya, cabut dan batalkan surat yang dibuat oleh buruh tentang kesediaan mengundurkan diri dari SPSI," katanya.

Tuntuan lainnya, pihak direksi perusahaan tidak melakukan intimidasi kepada buruh. Perusahaan harus memberikan cuti haid pada pekerja perempuan, memberlakukan upah lembur, dan perusahaan tidak mencampuri urusan keuangan SPSI.

Soal tudingan intimidasi, Djonny menyatakan, perusahaan tidak melakukan hal itu. "Perusahaan tidak melakukan intimidasi dan intervensi soal SPSI. Tapi punya tanggung jawab moral karena diminta oleh buruh," tegasnya.

Sementara itu, Ketua SPSI di perusahaan PT Indonesian Tobacco Syaiful saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon menyatakan, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail. "Karena masih akan kita bahas dengan pihak Disnaker Kota Malang," tegasnya.

Syaiful pun menawarkan pihak perusahaan untuk menyelesaikan masalah itu dengan musyawarah. "Jika bisa, kita selesaikan secara musyawarah," katanya, menutup sambungan telepon.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X