Kompas.com - 02/05/2014, 11:41 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MALANG, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang, Jawa Timur menggelar aksi dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di kampus setempat, Jumat (2/5/2014).

Mereka mendesak agar lulusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) bisa mendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Kita mendesak Kementerian Agama melakukan banding ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan supaya lulusan PGMI bisa daftar CPNS. Karena lima tahun ke depan lulusan PGMI tak bisa daftar CPNS. Penyebabnya karena ada kelalaian yang dilakukan Kemenag," kata Korlap aksi, Abeng Pupu Tarbuhawa, saat aksi di kampus UIN Maliki Malang, Jumat (2/5/2014).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menggelar aksi teatrikal soal kecaman atas sistem pendidikan Indonesia yang tergolong mahal. Tidak semua warga Indonesia bisa menikmati pendidikan gratis. 

"Dari itu salah satu tuntutan kami, izin perpanjangan studi PAI dan PGMI yang sudah berakhir harus diperpanjang. Sistem di akademik UIN Malang harus diperbaiki, karena masih menyesatkan," tegasnya.

Selain itu, masih banyak mata kuliah PGMI tidak sesuai dengan bidang studi. Dosennya harus sesuai dengan standar yang ada. Terakhir, lulusan PGMI harus bisa daftar CPNS.

"Di Hari Pendidikan Nasional 2 Mei ini, beberapa tuntutan kami harus dipenuhi," tegasnya.

Dalam aksi tersebut, ditemui langsung oleh Nur Ali, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maliki Malang, didampingi Pembantu Dekan III FITK, Muhammad Fadhil.

"Kita akan mengupayakan apa yang dituntut mahasiswa akan menjadi evaluasi dan pertimbangan kami dalam melaksanakan kebijakan di sini. Secara umum, kita sepakat dengan tuntutan mahasiswa," tegas Ali, di depan para peserta aksi yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa Peduli FITK.

Selain itu, tambah Abeng, pemerintah harus betul-betul menerapkan pendidikan gratis kepada rakyat sesuai dengan amanat UU 1945. "Karena seluruh rakyat Indonesia berhak untuk cerdas dan pemerintah wajib memfasilitasinya," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.