Kompas.com - 02/05/2014, 04:26 WIB
Acara Hari Buruh di Solo dengan mengenang Marsinah, di Bundaran Gladag, Solo, Kamis (1/5/2014). KOMPAS.COM/ M WismabrataAcara Hari Buruh di Solo dengan mengenang Marsinah, di Bundaran Gladag, Solo, Kamis (1/5/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
SOLO, KOMPAS.com — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional, sejumlah aktivis buruh di Solo, Jawa Tengah, menggelar aksi mengenang Marsinah, Kamis (1/5/2014) malam. Kegiatan berlangsung di Bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Kegiatan dimulai pada pukul 19.30 WIB. Pertunjukan teatrikal dari dua seniman mengawali peringatan. Sebuah bola raksasa bertuliskan "outsourcing" menggelinding dan sesekali melindas kedua seniman yang berakting kesakitan.

Aksi teatrikal itu merupakan simbol para buruh yang kehidupannya semakin merana karena terlindas sistem outsourcing tersebut. "Nyayian Bawah Tanah" menyusul aksi teatrikal ini.

Marsinah adalah buruh perempuan yang dibunuh pada 1993 karena aktivitas perburuhannya. “Dalam konteks Marsinah, secara hukum hingga saat ini belum selesai dan kita tidak tahu siapa di balik kasus tersebut,” kecam Syaifudin Hafiz, koordinator aksi ini, Kamis.

Para buruh juga mengenang penerima penghargaan Yap Thiam Hiem 1993 ini dengan membacakan sebuah puisi. Salah satu pembaca puisi adalah Fitri Nganti Wani, putri dari Wiji Thukul, korban penculikan 1998 yang sampai sekarang masih hilang.

Menambah kesyahduan peringatan, para buruh pun menyalakan lilin selama kegiatan berlangsung. “Saat memperingati Hari Buruh Sedunia, kami juga akan ingat perjuangan Marsinah,” tekan Hafiz.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X