May Day, Buruh di Magelang Mainkan Kuda Lumping

Kompas.com - 01/05/2014, 15:50 WIB
Aksi unjuk rasa ratusan buruh di Magelang Jawa Tengah, Kamis (1/5/2014). KOMPAS.com/Ika FitrianaAksi unjuk rasa ratusan buruh di Magelang Jawa Tengah, Kamis (1/5/2014).
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Hari Buruh Internasional (May Day) di Magelang, Jawa Tengah, juga diwarnai aksi unjuk rasa, Kamis (1/5/2014).

Setidaknya 500 orang pekerja PT Mekar Armada Jaya (MAJ) yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) melakukan aksi long march dari Alun-alun Kota Magelang menuju gedung tempat mereka bekerja di kawasan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Selama long march sejauh 4 kilometer, para buruh yang mengenakan seragam merah biru itu meneriakkan yel-yel dan berorasi menyuarakan tuntutannya. Sebagian mereka juga mengusung berbagai poster.

Di depan barisan terlihat beberapa orang mengenakan kostum kesenian kuda lumping. Mereka menari-nari sambil menyanyikan lagu mars KASBI. Kuda lumping yang terbuat dari kertas karton itu pun penuh dengan tulisan 10 tuntutan rakyat Indonesia yang disingkat sepultura. Di antaranya, hapus sistem kontrak dan outsourcing, tolak politik upah murah dan PHK, serta laksanakan hak-hak buruh perempuan.

Ketua KASBI Jawa Tengah Kostrad mengatakan, pada momen tersebut pihaknya menyerukan kepada semua buruh agar berani memberangus ketidakadilan dan penindasan.

"Penindasan terhadap buruh masih merajalela. Ini harus diberangus. Rakyat harus bersatu," pekiknya di sela-sela aksi.

Pihaknya mendesak pemerintah untuk menghapus sistem kerja kontrak dan outsourcing yang dinilai sebagai salah satu bentuk ketidakadilan terhadap buruh.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang untuk menindak beberapa perusahaan yang mengabaikan dan sering membuat keputusan-keputusan sepihak yang menindas hak-hak para buruh.

"Jika pengusaha tetap membandel, pemerintah harus berani tegas menegur dan menindak," tandasnya.

Aksi buruh berlangsung damai meski tetap mendapat pengawalan puluhan personel kepolisian. Aksi mereka juga cukup memacetkan jalan yang merupakan jalur utama Yogyakarta - Magelang - Semarang.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X