May Day, Ribuan Buruh Demak Gelar Lomba Orasi

Kompas.com - 01/05/2014, 11:47 WIB
Ribuan buruh Demak yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak ( Gebrak ), saat menggelar aksi damai dengan jalan sehat menyusuri jalan Sultan Fatah, dalam rangka memperingati hari buruh sedunia, Kamis (1/5/2014) Kompas.com ( ARI WIDODO )Ribuan buruh Demak yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak ( Gebrak ), saat menggelar aksi damai dengan jalan sehat menyusuri jalan Sultan Fatah, dalam rangka memperingati hari buruh sedunia, Kamis (1/5/2014)
|
EditorErlangga Djumena

DEMAK,KOMPA.com — Berbagai cara dilakukan para buruh dalam rangka perayaan hari buruh sedunia yang jatuh hari ini, Kamis ( 1/5/2014).  Di Demak, ribuan buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Demak (Gebrak) melakukan aksi dengan jalan sehat dan lomba orasi.

Para buruh mengikuti jalan sehat beserta anggota keluarganya, mereka menyusuri sepanjang jalan protokol Kota Demak sambil membentangkan spanduk besar berisi sejumlah tuntutan, yakni tolak upah murah, tolak outsourcing, hapus sistem kerja kontrak, revisi Permen No 13 tahun 2012 dan revisi UU No 3 tahun 2003.

Jalan sehat buruh bersama anak-anak dan istrinya tersebut berakhir di Stadion Pancasila Demak. Di depan stadion yang menjadi pusat titik kumpul buruh, mereka disuguhi hiburan musik dangdut khas pesisir pantura dan dilanjutkan dengan lomba orasi.

Koordinator Gebrak, Jangkar Puspito, kepada Kompas.com mengatakan, para buruh Demak sengaja menggelar aksi damai dengan jalan sehat dan lomba orasi karena mereka sudah terbiasa turun ke jalan. Seandainya menggelar aksi pun, maka mereka pesimistis suaranya akan didengar oleh pemerintah apalagi para pemangku kepentingan dan instansi terkait yang hari ini juga ikut libur.

"Hari ini adalah hari kemenangan dan hari keluarga bagi buruh sedunia. Untuk itu para buruh tidak perlu bekerja. Perusahaan harus meliburkan seluruh karyawannya," kata Jangkar di sela-sela jalan sehat.

Dalam lomba orasi, sebut Jangkar, sebanyak 15 buruh yang mewakili perusahaannya beradu kemampuan dalam membakar semangat rekan-rekannya yang rela kepanasan demi semangat kekeluargaan mencapai tujuan bersama bagi kesejahteraan buruh.

"Mereka bebas berorasi mengeluarkan unek-uneknya selama ini," ucapnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X