Kompas.com - 25/04/2014, 20:05 WIB
Terdakwa Murdoko menunggu sidang dimulai di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Majelis hakim menjatuhkan putusan 2,5 tahun penjara dan denda Rp 150 juta kepada Mantan Ketua DPRD Jawa Tengah dalam kasus penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kendal tahun 2003-2004.
KOMPAS/LUCKY PRANSISKATerdakwa Murdoko menunggu sidang dimulai di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (8/11/2012). Majelis hakim menjatuhkan putusan 2,5 tahun penjara dan denda Rp 150 juta kepada Mantan Ketua DPRD Jawa Tengah dalam kasus penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kendal tahun 2003-2004.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com – Ketua Dewan Perwakilan Provisi Daerah Jawa Tengah (non aktif), Murdoko kembali diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Kali ini, Murdoko diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam perkara korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Yayasan Sam Poo Kong, Semarang.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jateng, Eko Suwarni mengatakan, pemeriksaan terhadap Murdoko dilakukan di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. Hal itu dilakukan karena pemeriksaan di kantor Kejati sulit untuk dilaksanakan.

"Kami menerjunkan 1 tim yang berisi tiga orang. Tim telah memeriksa yang bersangkutan di Lapas Sukamiskin,” kata Eko Suwarni di Semarang, Jumat (25/4/2014).

Dikatakan Eko, tim berhasil memeriksa karena saksi Murdoko dinilai tahu soal pemberian Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Tim juga telah berhasil mendapat materi pemeriksaan.

“Tim berhasil melakukan pemeriksaan, tapi tidak menutup kemungkinan akan diperiksa kembali jika penyidik masih membutuhkan keterangannya kembali,” tambahnya.

Hibah pada Yayasan Sam Poo Kong terjadi dalam kurun tahun 2011-2012 sebesar Rp 14,5 miliar dinilai bermasalah. Dari bantuan itu, dana Rp 3,5 miliar diduga mengalir ke ketua Yayasan, Tutuk Kurniawan yang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka.

Jaksa menjadikan tersangka lantaran disangka telah menyalahgunakan bantuan hibah tidak sesuai NPHD serta membuat laporan pertanggungjawaban dana hibah fiktif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di lapas, Murdoko tersangkut kasus korupsi dana kas Pemkab Kendal Rp 4,7 miliar. Dia dihukum pidana dua tahun dan enam bulan penjara serta denda Rp 150 juta subsider tiga bulan kurungan.

Selain Murdoko, Kejati juga telah memeriksa mantan pimpinan Pemprv Jateng, di antaranya mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo, mantan Sekda Jateng yang sekarang menjadi Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri RI, Hadi Prabowo.

Hingga kini, penyidik masih berupaya menuntaskan seluruh pemeriksaan saksi dalam proses penyidikan ini.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.