Kompas.com - 25/04/2014, 13:21 WIB
Aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease saat menggiring sejumlah pendukung RMS ke mobil tahanan untuk dibawa ke Polda Maluku. para pendukung RMS berjumlah 10 ditangkap polisi saat hendak berkonvoi dan merayakan HUT RMS di kawasan Rehoboth Wainitu Ambon, Jumat (25/4/2014) pagi tadi KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYAparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease saat menggiring sejumlah pendukung RMS ke mobil tahanan untuk dibawa ke Polda Maluku. para pendukung RMS berjumlah 10 ditangkap polisi saat hendak berkonvoi dan merayakan HUT RMS di kawasan Rehoboth Wainitu Ambon, Jumat (25/4/2014) pagi tadi
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Sepuluh pendukung dan simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS) yang ditangkap aparat Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, saat hendak merayakan HUT RMS di kawasan Rehoboth Wainitu, Ambon, Jumat (25/4/2014) terancam penjara seumur hidup.

“Ke sepuluh pendukung RMS diancam dengan pasal 110 dan 106 tentang makar dengan ancaman hukuman seumur hidup,” kata Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Bintang Juliana di Kantor Polres Pulau Ambon, Jumat siang.

Terkait penangkapan para pendukung RMS itu, dia mengingatkan kepada warga lainnya agar tidak mencoba-coba melakukan hal yang sama. Sebab, konsekuensi hukumnya sangat berat, apalagi hal tersebut berkaitan dengan makar terhadap Negara.

“Jadi ini juga perlu disampaikan kepada masyarakat agar tidak mencoba-coba melakukan hal yang sama, itu hukumannya sangat berat karena sudah menyangkut makar, kita ini NKRI jadi kalau ada sekelompok orang yang mencoba-coba untuk memisahkan diri ya kita akan tempuh langkah-langkah hukum,” kata dia.

Sepuluh pendukung RMS yang ditangkap yakni, SS, IL, DM, FS, AK, A, PK, MS dan FP dan OL. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita tujuh helai bendera RMS, dua bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan satu helai bendera Israel.

Dari ke 10 itu satu orang merupakan petinggi RMS dan dua lainnya diduga masih berstatus pelajar. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh polisi. Meski ada upaya untuk merayakan HUT RMS, namun situasi terlihat aman. Warga tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X